MUARA ENIM– Pasca terjadinya tanah longsor disertai banjir lumpur yang menerjang lahan persawahan Pauh Hijang warga Desa Siring Agung, Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim, Jumat dini hari (1/5/2020)

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Muara Enim H Juarsah SH, beserta jajaran terkait Sabtu (2/5/2020) meninjau langsung ke lokasi persawahan yang terkena terjangan lumpur tersebut

Di lokasi kejadian, Plt. Bupati menginstruksikan Plt. Kadin PUPR yang turut serta mendampinginya, untuk segera menormalisasi area persawahan dan memperbaiki tanggul air yang hancur agar dapat mengaliri persawahan yang masih ada.
Selain itu, Plt Bupati juga mengintruksikan agar membangun kembali jalan serta beberapa jembatan kecil yang hancur.

BACA JUGA  Mengawali Usaha di Kios Ukuran 3 x4 Meter, Hasan Aziz Berhasil Kembangkan Usaha Minimarket Dengan 85 Karyawan

Sementara untuk pemulihan lahan persawahan, Juarsah memerintahkan Plt. Kadin Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan (TPHP) yang juga turut hadir di lokasi, agar segera menginventarisir kerugian serta kebutuhan warga yang terdampak, dengan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Longsor ini tidak hanya berdampak pada persawahan Desa Siring Agung saja, tapi juga berimbas pada aliran air persawahan dan sumber air bersih di desa tetangga, yakni Desa Aremantai dan Desa Pajarbulan,”kata Plt Bupati

Kepada warga yang terdampak dan gagal panen akibat bencana longsor, Plt. Bupati mengharapkan agar berbesar hati dan ikhlas menghadapi ujian ini. Ia meyakinkan bahwa Pemkab Muara Enim akan membantu dan mendampingi warga untuk memulihkan kembali lahan persawahan.

BACA JUGA  Ke Yogyakarta, Plt. Bupati Juarsah Tinjau Aset Milik Pemkab Muara Enim

Untuk diketahui, kejadian tanah longsor dan banjir lumpur yang menerjang areal persawahan warga mengakibatkan sekitar 10 hektar sawah yang terdiri dari 35 petak, milik 35 keluarga hancur tertimbun lumpur dan dipastikan gagal panen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here