PRABUMULIH– Adanya Alokasi Dana Kelurahan yang digelontorkan Pemerintah Kota Prabumulih tentu sangat membantu pihak Kelurahan dalam membangun, terlebih untuk pembangunan infrastruktur. Namun begitu, dengan keterbatasan dana, dan luasnya wilayah serta banyaknya pengajuan dari masing-masing Rukun Tetangga(RT) maupun Rukun Warga (RW), sehingga tidak bisa diakomodir secara bersamaan.

“Semua usulan warga tidak bisa kita akomodir mengingat keterbatasan anggaran yang ada. Kita mengakomodir yang memang benar-benar prioritas sangat dibutuhkan warga, untuk itu kita berharap warga Kelurahan Sukajadi memaklumi jika usulan yang disampaikan baik itu pembangunan jalan setapak atau jalan lingkungan dari berbagai RT dan RW, atau yang lainnya yang diajukan belum bisa diakomodir,”kata Lurah Kelurahan Sukajadi Justanhar Firmansyah, SE saat dibincangi media ini di ruang kerjanya, Senin (12/10/2020).

BACA JUGA  Dapat Informasi Ada Rumah Warga Terancam Amblas, Wako Ridho Langsung Tinjau Lapangan

Dikatakan Firmansyah lebih lanjut, untuk pengunaan alokasi dana Kelurahan tahap 1 tahun 2020 ini, pihaknya melalui rapat pengurus bersama memutus untuk membangun jalan setapak di dua titik yakni di RT01/RW04 dan di RT02/RW02.

“Dana Kelurahan Khususnya Kelurahan kita (Kelurahan Sukajadi) untuk tahap 1 tahun 2020 ini telah dikucurkan dengan diputuskan dibangunkan jalan setapak sepanjang 250 meter, dengan rincian dua titik yaitu di Jalan Ros, berlokasi di RW. 04/RT.01 sepanjang 100 meter, dan RW.02/RT.02 sepanjang 150 meter,”bebernya

“Alhamdulilah sesuai direncakan waktu rapat pengurus mengenai pengalokasian dana Kelurahan sehingga target waktu pengerjaan yang telah ditentukan mulai tanggal 7 sampai 18 September dapat terlaksana tanpa kendala yang berarti,”timpalnya

Diulas Justanhar lebih jauh, sebelum diputuskan membagun jalan setapak, dalam perencanaan sebelumnya akan dibangunkan Siring dengan total 1000 meter yang dibagi bagi per wilayah RT/RW, hanya saja mengingat singkatnya waktu sehingga pihaknya memilih mengalihkannya dengan membangun jalan setapak yang waktu pengerjaan nya lebih cepat.

BACA JUGA  Akui Mantan Pengguna Narkoba, Febri Bertekad Berupaya Mengajak Para Pengguna Narkoba Sadar dan Kembali Hidup Normal

Disinggung bagaimana mekanisme swakelola yang diterapkan, Justanhar menerangkan bahwa pihaknya berkordinasi dengan RT/RW dilokasi pembangunan dengan pemberdayaan warga setempat.

Namun kata Justanhar, dirinya menunjuk seorang Tukang Ahli alias kepala Tukang yang memang berpengalaman dibangunan jalan setapak dengan alasan untuk menjaga kualitas fisik bangunan, dan agar pengerjaan nya tidak terkesan asal jadi.

“Kalau pro dan kontra di masyarakat pasti ada, namun kami kan pelayan masyarakat, jadi kami punya tolak ukur prioritas dalam membuat keputusan dan petunjuk secara tekhnis dan pelaksanaan” lanjutnya.

“Dan di pekerjaan jalan itu saya sengaja menyiapkan tenaga ahli seorang kepala tukang. Alasannya ya, kami harus memastikan mutu pekerjaannya, bukannya saya yang kerjasama dengan tukangnya, seperti desas desus di luar sana”tandas Justanhar lagi.

BACA JUGA  Temui Walikota Prabumulih, DPD IWO Prabumulih Dapat Saran Untuk Sekretariat

Dan sebagian besar masyarakat menerima, contohnya ada dua bersaudara yang menghibahkan tanahnya sepanjang 70 meter membelah tanah tersebut, untuk dibangunkan jalan tembusan

“Kami pihak Kelurahan tentu Sangat berterima kasih dengan ketulusan Dua warga ini” kata Justanhar.

Diakhir perbincangan Lurah Justanhar Firmansyah, SE mengucapkan terima kasihnya kepada Pihak Pemerintah Kota Prabumulih dengan adanya dana Kelurahan ini.

“Secara pribadi Kami berterima kasih dengan adanya dana Kelurahan, sehingga dapat memanfaatkannya untuk pembangunan infrastruktur di wilayah Kelurahan Sukajadi ini,” pungkas Justanhar mengakhiri perbincangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here