PALI– Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir(PALI) bersama Balai Pelestarian Cagar Budaya(BPCB) Provinsi Jambi mengelar kegiatan Lokakarya pengembangan dan pemanfaatan kawasan percandian Bumi Ayu, Selasa,(24/11/2020)

“Lokakarya pengembangan Candi Bumi Ayu akan menjadi momentum semua pihak dalam membangkitkan sekaligus pengembangan kawasan wisata percandian Bumi Ayu sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi kerakyatan,”kata Plt. Bupati PALI Ferdian Andreas Laconi saat membuka

Sementara Kepala BPCB Jambi Agus Widiatmoko mengharapkan ada kerjasama dengan Pemkab PALI, dalam pengembangan Candi Bumi Ayu

“Kegiatan Lokakarya ini ada kolaborasi kerja sama antar Pemerintah Daerah dengan BPCB Jambi, Kementerian Kebudayaan dan Masyarakat sekitar Kawasan Percandian Bumi Ayu sangat di harapkan,”terangnya.

BACA JUGA  Ringankan Beban Warga Terdampak Covid-19, Pemkab Muara Enim Dirikan Dapur Umum

Mengingat sambung Agus, Candi Bumi Ayu sudah menjadi Aset Nasional yang harus bisa dimanfaatkan secara optimal.

“Candi Bumi Ayu bisa menjadi pengerak atau lokomotif dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam bidang pariwisata dan kebudayaan,”bebernya

Acara ini turut dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah(OPD) di lingkup Kabupaten PALI,Camat Tanah Abang, Kepala Desa Bumi Ayu,Ketua DPD KNPI PALI ,KWP, Komunitas Tebat Jambu dan Peserta Lokakarya.

Untuk Narasumber sendiri dari Perwakilan Direktur Jendral Kebudayaan Hilmar Farid,.P.hD., Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Dr. Restu Gunawan, M.Hum., Ketua Tim Agli Atmodjo, dan Aktivis Budaya Panji Kusuma.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here