MUARA ENIM– Setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan yang terdiri dari Tim Rescue PTBA, BPBD, Damkar, SBS, PAMA, Basarnas Palembang melalui Bazarnas Pos Pagaralam selama tiga hari, jazad korban Ade Darma, pekerja proyek bronjong yang tenggelam tiga hari lalu terbawa arus sungai Enim akhirnya berhasil ditemukan di Sungai Lematang tepatnya di Desa Tanjung Raman kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim dalam keadaan sudah meninggal dunia, Sabtu (13/3/2021)

“Alhamdulillah Korban berhasil ditemukan Tim gabungan sekitar pukul 14.20 Wib Sekitar 8 km dari lokasi tenggelamnya korban yakni di sungai Lematang desa Tanjung Raman kecamatan Ujan Mas,”ungkap Koordinator Tim Rescue DPKB Muara Enim Edy Ramlan

BACA JUGA  Pelantikan SMSI Muara Enim Bakal Dihadiri Ketua SMSI Kabupaten Kota se Sumsel

Untuk kondisi korban sendiri sambung Edy, sudah mulai membengkak dan mulai mengeluarkan bau tidak sedap.

“Jazad korban telah dievakuasi dan akan diserahkan ke keluarganya,”pungkasnya.

Untu diketaui korban bernama Ade Darma (23) warga Jalan Pelita, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan Kemuning, Palembang, merupakan pekerja proyek bronjong penahan longsor tepian Sungai Enim yang tidak jauh dari jembatan Enim II tngelam dan terseret arus Sungai Enim pada Rabu (10/3/2021)

Berdasarkan keterangan teman Korban, Teguh (27) warga Sungai Pinang, Musi Banyuasin, menuturkan, kejadian berawal korban hendak mengambil drum yang terjatuh ke Sungai Enim

Nahasnya ketika tangan korban sampai menggapai drum yang hanyut, korban malah tenggelam. Diduga tubuh korban berada dipusaran air sehingga tertarik dan terbawa arus.

BACA JUGA  Pemkab Muara Enim Gandeng Yayasan Indora Jateng Lakukan Pemetaan Menyusun Perencanaan Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here