PRABUMULIH— Menanggapi keresahan warga Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat terkait mobilisasi kendaraan berat milik perusahaan tambang batubara yang melintasi jalan perkampungan beberapa waktu lalu, Wali kota Prabumulih, Ridho Yahya menyampaikan apresiasi.

Bahkan orang nomor satu di Bumi Seinggok Sepemunyian ini tegas mengajak segenap warga kota Prabumulih, untuk menjaga jalan jangan sampai dilintasi kendaraan yang melebihi tonase.

Hal ini untuk menjaga agar jalan di Kota Prabumulih tidak cepat rusak. Kepada perusahaan yang akan menggunakan jalan, khususnya jalan milik kota Prabumulih, Ridho menekankan agar mematuhi Peraturan Walikota ( Perwako) yang telah dibuat.

“Kami mohon dengan sangat kepada pihak perusahaan untuk mematuhi peraturan wali kota, sayangilah kota kami,” ucap Ridho saat ditemui di ruang kerjanya,Senin (5/04/2021).

BACA JUGA  Usai Sholat di Masjid Cambai, Tiga Jamaah Tablig Asal Muara Enim Tertabrak Kereta Api, 2 Tewas di TKP, 1 Sekarat

Dikatakan Ridho Yahya lebih lanjut, Perwako yang telah dibuat, salah satu isinya melarang angkutan batubara dan mobil besar melewati jalan kota.

“Kepada masyarakat Kota Prabumulih mari kita sama-sama jaga jalan kita jangan sampai rusak sebelum waktunya,” seru adik kandung Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya ini.

Terpisah, Lurah Gunung Kemala, Jusmairi SE melalui Sekretaris Lurah, Tohirin S.Pd mengatakan, pihaknya telah memanggil pihak perusahaan PT.Dana Artha Mining (DAM) yang diwakili oleh Pelaksana Lapangan Jefri Nugroho, untuk bersama-sama memperbaiki jalan yang rusak.

“Tadi pihak perusahaan sudah kami panggil dan mereka sepakat untuk memperbaiki jalan dengan langka kaedaruratan sebelum dilakukan cor beton,” sebut Tohirin, ketika dihubungi melalui sambungan telepon.

BACA JUGA  Bertabur Hadiah Menarik, Undian Pesirah Bank SumselBabel Prabumulih Perebutkan Sepeda Motor Hingga Mobil

Lebih lanjut Tohirin menyampaikan, akan segera memanggil seluruh perusahaan yang melintasi jalan pal 6 yang diduga rusak oleh mobilisasi perusahaan tambang.

“Kita akan memanggil semua perusahaan yang terkait untuk bersama-sama melakukan perbaikan jalan itu, namun untuk sementara dilakukan pengerasan secara menyeluruh setelah ada kesepakatan dari beberapa perusahaan itu,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here