PALEMBANG, — Menindak lanjuti pasca bersih-bersih “Kampung Narkoba” Tangga Buntung Palembang dari peredaran gelap narkoba yang dilakukan tim gabungan Polrestabes Palembang bebeberapa waktu lalu, dan berhasil mengamankan puluhan orang terduga penyalahguna narkoba, pemerintah kota (Pemkot) Palembang menggelar rapat dengan Polrestabes Palembang serta sejumlah istansi terkait Pemkot Palembang di kantor Bappeda Litbang Jalan Merdeka, Jumat (23/4/2021)

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang, Fitrianti Agustinda ini dIbahas rencana serta upaya pemkot Palembang untuk mengubah Tangga Buntung yang saat ini mendapat julukan “Kampung Narkoba” bersih dari narkoba (Bersinar)

“Saya apresiasi Polrestabes karena telah berhasil mengungkap adanya kampung narkoba. Hari ini kita rapat untuk mengubah Tangga Buntung kampung narkoba menjadi kampung bersinar yaitu bersih dari narkoba,” katanya.

BACA JUGA  Paripurna ke 37, Secara Umun Fraksi-Fraksi DPRD Sumsel Menyoroti Terkait Infrastruktur Hingga Upaya Pemulihan Ekonomi Dampak Pandemi

Adapn trik upaya untuk mewujudkan halbitu lanjut Fitri, dilakukan melalui dua cara yang pertama dari sisi Agama dan ke dua Ekonomi.

“Saya yakin apabila Agama baik dan ekonomi juga membaik, mudah-mudahan upaya kita membebaskan Tangga Buntung dari Narkoba berjalan lancar,”harapnya.

Diulas Wawako lebih jauh, Mereka (oknum Warga Tangga Buntung) disana yang terbiasa menjadi kurir, pemakai ataupun pengendar narkoba akan kita arahkan mempunyai kegiatan positif. Kita berikan keterampilan pelatihan agar bisa memiliki usaha. Cara pendekatan tadi dengan pola agama,”tuturnya

Diakuinya untuk mengupayakannya agar terwujud, pihaknya telah mempersiapkan dan akan membawa gerbong besar, dengan semua kekuatan akan dikerahkan untuk segera mewujudkan Tangga Buntung Bersinar.

BACA JUGA  Cegah Pandemi Covid 19, Feby Deru Ingatkan Warga Sumsel Cuci Tangan Secara Teratur

“Semua SKPD saya kerahkan seperti Kesbangpol, Dishub, Polpp dan Dinsos. Kalau untuk kesejahteraan ekonomi kita kerahkan UMKM, Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian. Kalau Agama akan ada Kesra untuk sarana prasarana ada PUPR,”pungkasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here