PRABUMULIH— Walikota Prabumulih Ridho Yahya menyatakan Pemerintah Kota (Pemkot) komitmen menjalankan program pembangunan atau bedah 10 rumah bagi warga kurang mampu setiap bulannya.

“Sesuai komitmen, kita akan membangun 10 rumah per bulannya. Sekarang kan 3 bulan jadi 30 rumah, dari Baznas 27 rumah, dari PT Taspen ada 3 rumah,”kata Walikota dua periode ini saat menghadiri penyerahan kunci rumah kepada sebanyak 27 orang warga yang dibangun Baznas dan PT Taspen 3 unit rumah, di pendopoan Rumah Dinas Wako Prabumulih, Selasa (04/05/2021)

Dikatakan Ridho lebih lanjut, sejau ini masih tersisa sekitar 100an rumah lagi yang sudah terdata belum mendapatkan bantuan, untuk ia menargetkan tahun depan semuanya bisa terselesaikan.

BACA JUGA  Terdapat Benturan Benda Tumpul Dikepala, Seorang Petani Cabe di Prabumulih Tewas Dalam Pondoknya


“Masih sekitar 100an rumah lagi belum dibangun, tahun depan insyaallah rampung, apalagi jika ada bantuan dari gubernur 20 rumah saja sudah cukup, sisanya kita yang tanggulangi,”bebernya.

Namun demikian, terkait bantuan rumah bagi warga yang rumahnya tidak layak huni, pihaknya masih menghadapi kendala seperti ada warga yang masih menumpang dilahan orang lain, termasuk ada yang menumpang lahan milik kereta api seperti dipingir rel dan tanah Pertamina.

“Ada masyarakat yang masih menumpang, takutnya nanti setelah kita bantu mereka diusir yang punya lahan, malah tuan tanah yang menempatinya,”terangnya.

Bersamaan acara penyerahann kunci rumah, juga ada 4 kursi roda yang diserahkan ke warga. Kursi rida tersebut dibeli dari uang infaq pegawai pemkot. Selain itu ada bantuan 110 sembako dari Baznas dan 259 paket sembako dari organisasi lintas agama Walubi.

BACA JUGA  Tahun Ajaran Baru, Pemkot Prabumulih Berikan Pilihan Ke Ortu dan Siswa Terkait Sekolah Tatap Muka

“Ada juga bantuan dari warga non muslim. Ini sebagai bentuk solidaritas sesama umat beragama, mereka terketuk hati untuk memberi bantuan,”terang Wali Kota

Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kota Nanas ini menyampaikan permohonan Maaf mengingat tahun ini ia tidak mengadakan open house seperti tahun-tahun sebelumnya, hal ini untuk menghindari kerumunan mencegah penyebaran covid 19.

“ Kita semua harus tetap menjaga dan mematuhi protokol kesehatan,” himbau nya.

“Minal Aidin walfaidzin, Mohon maaf lahir dan bathin,”ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here