PRABUMULIH– Wali Kota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM mengajukan usulan para pemulung, tukang becak, serta disabilitas dan kuli panggul kota nanas untuk mendapatkan bantuan program perumahan berbasis komunitas ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI.

Pembangunan rumah atau hunian yang layak (adequate housing) yang diusulkan itu disampaikan oleh Ir H Ridho Yahya MM saat audiensi langsung dengan Dirjen Perumahan Kementerian PUPR, Dr Khalawi AH didampingi Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Perumahan, Dwityo Akoro Susanto di Jakarta, Kamis (27/5/2021) siang tadi.

Dikutip dari akun facebook Protokol Prabumulih yang resmi dikelola oleh pihak Humas Pemkot Prabumulih, setidaknya saat ini ada sebanyak 150 unit rumah atau hunian yang layak (adequate housing) diusulkan ke Kementerian PUPR.

BACA JUGA  Cegah Covid 19, Karang Taruna dan Irmas Payuputat Keluhkan Kurangnya Suport Dari Pemerintah Kelurahan

Rencananya, perumahan berbasis komunitas bagi para pemulung, tukang becak, serta disabilitas dan kuli panggul tersebut akan dibangun di lahan lebih kurang seluas 4 hektar yang ada di wilayah Kelurahan Anak Petai dan Jalan Lingkar Timur Kelurahan Sukaraja Kota Prabumulih.

“Jumlah usulan ini adalah data valid yang telah disinkronkan melalui Dinas Sosial dan Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Prabumulih,”

Di kesempatan itu, Wali Kota Prabumulih juga berharap agar usulan pembangunan rumah untuk masyarakat kurang mampu atau para pemulung, tukang becak, serta disabilitas dan kuli panggul di kota Prabumulih ini dapat segera terwujudkan di tahun ini.

Sementara menanggapi hal itu, Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Republik Indonesia, Dr Khalawi AH menyambut baik program-program Wali Kota Prabumulih dalam mendukung kementerian PUPR melalui program pembangunan satu juta rumah.

BACA JUGA  Diduga Dikeroyok, Anang Gondrong Tewas Bersimbah Darah Dengan Luka Gorok Dileher

Sebelumnya, kota Prabumulih tercatat 223 penyapu jalan yang setiap hari bekerja membersihkan jalanan. Perumahan bagi penyapu jalan ini menempati lahan yang seluas 4 Hektar.

Wali Kota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM mengatakan, penyediaan rumah bagi komunitas penyapu jalan, bagian dari kepedulian Pemerintah Kota Prabumulih terhadap penyapu jalan. Ia berharap pemerintah pusat dapat menambah bantuan perumahan kepada komunitas penarik becak dan pemulung

Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru meminta fasilitas umum di perumahan berbasis komunitas penyapu jalan ikut pula dibangun. Herman Deru juga meminta Pemerintah Kota Prabumulih memfasilitasi pemberdayaan ekonomi penyapu jalan. Di Pemerintah Provinsi, bantuan pemberdayaan ekonomi bisa diusulkan.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR DR Khalawi AH mengatakan pihaknya tetap konsisten tentang penyediaan berbasis komunitas. Soal permintaan Walikota Prabumulih tentang penambahan perumahan bagi komunitas penarik becak dan pemulung, dia meminta satuan kerjanya bergerak untuk memenuhi permintaan orang nomor satu di Prabumulih ini.

BACA JUGA  Safari Ramadhan Pemkot Prabumulih di Bagi 3 Rombongan, Ridho Ingatkan Jamaah Sholat Tarawih Patuhi Prokes

Diketahui pula, penyelenggaraan program perumahan berbasis komunitas oleh Kementerian PUPR RI ini adalah bertujuan untuk membangun dan menguatkan swadaya masyarakat dalam membangun perumahan yang partisipatif dan inklusif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here