Muba—  Adri Noversam (26), warga Desa Pilubang Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman provinsi Sumatera Barat harus mengakhiri pelariannya setelah ditangkap oleh Satuan Lalu Lintas Polres Musi Banyuasin (Muba) dipersembunyiannya, Kamis 10 Juni 2021 Sekitar Jam 13.30 Wib.

Adri Nopersan merupakan tersangka kecelakaan tunggal bis Akap Sambodo jenis Mercedes Benz tujuan Padang-Jakarta di Jalan Lintas Timur Palembang – Jambi, sekira pukul 05.00 wib di Km. 214 Desa. Senawar Kec. Bayung Lencir Kab. Muba., Kamis (27/05/2021) lalu.

Kapolres Muba AKBP. Erlin Tangjaya saat koferensi pers yang didampingi waka Polres Muba dihadapan awak media mengatakan bahwa Andri Nopersan ini adalah sopir dari Bus Akap Sambodo dengan  Nopol : B 7314 NGA yang melaju dari arah Jambi ke arah Palembang dengan membawa 33 orang penumpang

Nah bus yang dikemudikan Andri hilang kendali saat menikung kekanan menurun kearah Palembang dengan kecepatan tinggi, sehingga keluar jalur dan terbalik sebelah kiri kendaraan hingga menyebabkan 4 orang meninggal dunia, 4 orang luka berat dan 8 orang luka ringan.

Usai kejadian pelaku langsung melarikan diri melalui propinsi Jambi hingga tiba dikampungnya Desa Pilubang Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman provinsi Sumatera Barat

Sempat buron selama 12 hari, akhirnya pelaku Andrian berhasil ditangkap oleh Satuan Lalu Lintas Polres Musi Banyuasin dipersembunyiannya di Desa Pilubang Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman provinsi Sumatera Barat.

“Pelaku akan kita jerat dengan pasal 310 ayat 4,3,2 dan pasal 312 UULLAJ no.22 Tahun 2009 dengan ancaman 6 tahun penjara,”kata Kapolres

Sementara itu diwaktu yang hampir bersamaan Sat lantas Polres Muba juga mengamankan pelaku laka lantas antara kendaraan Bus Po Ans no pol BA 7122 QU yang bertabrakan dengan kendaraan bus isuzu elf no pol E 7647 VA di jalan umum Palembang – jambi km. 148 desa Peninggalan kec Tungkal Jaya kab Muba.

Kejadian tersebut menyebabkan penumpang kendaraan Bus Isuzu Elf No Pol E 7647 VA,  2 orang meninggal dunia di TKP, 2 orang mengalami luka berat dan 10 orang mengalami luka ringan.

Setelah kejadian pengemudi Bus Po Ans no pol BA 7122 QU, Abrar Dahri (43) warga jorong kapalo koto kec. Batipuh, kab. Tanah Datar, Sumatera Barat melarikan diri.

Selama 5 hari dilakukan pengejaran dan berhasil ditangkapan di kelurahan Cipinang Melayu no.70 rt.001 rw.010 kec. Makasar kota Jakarta Timur pada hari Rabu 07 juni 2021 sekira jam 12.00 wib.

“Pelaku juga kita jerat dengan pasal 310 ayat 4,3,2 dan pasal 312 UULLAJ no.22 Tahun 2009 dengan ancaman 6 tahun penjara,”tutup Kapolres

BACA JUGA  Jadi Narasumber Kesiapan Implementasi Sertifikasi ISPO Bagi Pekebun, Bupati Dodi Reza Jabarkan Konsisten Penerapan ISPO Oleh Pemkab Muba

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here