MUARA ENIM— Pemerintah Kabupaten Muara Enim memberikan perhatian besar terhadap peningkatan kualitas pendidikan, serta berkomitmen mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA)
“Pemkab Muara Enim telah mendesain dan mensosialisasikan sebuah sistem dan strategi pemenuhan hak-hak anak yang terintegrasi dan berkelanjutan dengan mengembangkan kebijakan KLA. Jadi indikator untuk mewujudkan itu semua adalah dengan sekolah ramah anak yang aman, bersih dan sehat, peduli dan berbudaya lingkungan hidup,”kata
Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Perekobang), H. Riswandar, S.H., M.H.,  mewakili Bupati Muara Enim saat membuka Pelatihan  Sekolah Ramah Anak di Kabupaten Muara Enim, Senin (20/09/2021)
Menurut Riswandar peran sekolah sangatlah penting untuk pembentukan pembentukan karakter anak, yang mana sekolah adalah rumah kedua bagi anak, mengingat sepertiga waktu mereka dihabiskan di sekolah, sehingga sekolah harus menciptakan suasana aman bagi anak tentunya diimbangi dengan tenaga pendidik berkualitas.
“Saat ini sudah 34 sekolah di Kabupaten Muara Enim yang telah ditetapkan sebagai sekolah ramah anak,”bebernya
Dirinya berharap agar kegiatan sosialisasi ini dapat meningkatkan kapasitas tenaga penyelenggara pendidikan dalam memahami kewajiban pendidik menciptakan kondusivitas sekolah agar anak merasa nyaman dan dapat mengekspresikan potensinya.
Dalam sosialisasi ini pihak panitia mendatangkan narasumber dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Anggin Nuzulia Rahma, S.Sos., dan Kepala MTSN Jombang, Jawa Timur,Hj. Umi Mahmudah, S.Pd, M.Pd.
Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Vivi Mariani, S.Si., M. Bmd., Apt., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Irwan Supmidi, S.Pd., S.Mn., M.M.
BACA JUGA  Gandeng Prusda Pemprov Sumsel, Pemkab Muara Enim Siap Terlibat Kelola Migas Blok Lematang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here