PALEMBANG –  Banyak cara yang telah dilakukan olah masyarakat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), untuk turut andil dalam mensukseskan gerkan  Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang sebelumnya  telah dicanangkan  Gubernur H  Herman Deru.

Salah satunya adalah SMA Negeri 14 Palembang, dengan melibatkan para  pelajar memanfaatkan lahan dilingkungan sekolah untuk ditanami sayuran, tanaman obat, buah-buahan, tanaman hias, serta budidaya ikan lele.

Menurut Kepala Sekolah SMA Negeri 14 Palembang Hj. Nyayu nurlaila M. Pd  yang ditemui, Rabu (9/2) menuturkan, gerakan Sumsel Mandiri Pangan yang  telah digagas Gubernur Herman Deru harus didukung,  termasuk dari kalangan dunia pendidikan karena memiliki tujuan yang baik dan sangat  produktif jika diterapkan.

“Kami sangat mendukung Gerakan Sumsel Mandiri Pangan  yang telah dicanangkan pak Gubernur.  Apalagi  SMAN 14 ini lahannya  cukup luas sekitar  2 hektar yang bisa kita manfaatkan untuk bercocok tanam sayuran, buah-buahan,  tanaman obat, dan budidaya ikan,”  tegasnya.

Nyayu mengungkapkan, selain memanfaatkan lahan yang ada, pihaknya juga ingin membangun jiwa entreprenuers para siswa  melalui Green House yakni dengan  memberikan ilmu tentang berbagai jenis tanaman dan karakteristiknya. Termasuk cara menanam dan memeliharanya serta media tanam  dengan  konsep hidroponik. Dengan harapan kedepan anak didiknya dapat mengembangkannya di  rumah masing-masing.

“Disekolah ini para siswa dapat langsung praktek cara bercocok tanam. Jika digeluti  dengan serius akan  menjadi peluang bisnis  baik bagi sekolah maupun bagi  para siswa nantinya,” tuturnya.

Hal yang senada juga diungkapkan   koordinator pemeliharanan dan penanaman pohon, bunga dan pangan SMAN 14 Palembang,  Hastawati S.Pd.,M.Si yang menyebut  pihak sekolahnya  sangat mendukung Gerakan Sumsel Mandiri Pangan yang telah dilaunching oleh Gubernur Sumsel.

“Kami ikut  mensukseskan gerakan  Sumsel Mandiri Pangan  yang memiliki tujuan  memperkuat ketahanan pangan keluarga, meningkatkan produktifitas ekonomi masyarakat  Sumsel,” imbuhnya.

Hastawati menyebutkan, selain bercocok tanam pihaknya juga menggalakan budidaya tenak ikan lele yang hasilnya bisa dikonsumsi selain itu  juga dijual  untuk  dibelikan benih lele baru. Dia berharapun berharap  melalui gerakan SMP akan mampu mendorong meningkatnya pendapatan masyarakat.

“Sumsel Mandiri Pangan  akan terwujud jika kemandirian pangan kuat utamanya pada tingkat rumah tangga,” pungkasnya. ****

BACA JUGA  Tinjau Jakabaring Sport City, Herman Deru Tegaskan Sumsel Siap Tuan Rumah Piala Dunia Sepakbola U 20

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here