SEKAYU – Jajaran Kepolisian Resor Musi Banyuasin berhasil menangkap tiga pemilik senjata api (Senpi) ilegal di Tiga Kecamatan di Kabupaten Muba. Penangkapan ini bermula adanya informasi dari masyarakat ke pihak yang berwajib.
“Ada tiga Polsek yang melakukan penangkapan kepemilikan senpi, yakni Polsek Sanga desa, Polsek Babat Toman dan Polsek Keluang. Saat ini masih dalam proses penyidikan,”beber Kasi Humas Iptu Nazaruddin Bahar, SE, M.si mewakili Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy, SH, S.IK, M.Si.
Dari informasi masyarakat yang masuk ke tiga Polsek ini, Polisi langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Alhasil barang bukti senpi ilegal dapat disita langsung.
Lanjut Nazar, untuk Yohan Sumimah (37) ditangkap Polsek Keluang Kamis, (17/02/2022) didalam rumah nya di Dusun IV Desa. Dawas Kec. Keluang Kab.Muba dengan barang bukti satu pucuk senjata api rakitan laras panjang jenis kecepek warna cokelat, tiga belas butir amunisi jenis timah, satu gulungan kip, satu ikat sabut kelapa, satu buah tas warna cokelat bertuliskan turn back crime, satu buah botol sprite warna hijau yang berisikan serbuk mesiu, satu buah kain batik yang di gunakan untuk membungkus senjata api rakitan.
Selanjutnya tersangka Joni Iskandar (22) ditangkap dirumahnya di Dusun V Desa Keban I Kec. Sanga Desa Kab.Muba oleh Polsek Sanga Desa, Jum’at, 18/02/2022 Sore dengan barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan laras pendek jenis patahan warna silver, tiga butir amunisi kaliber 38 yang masih aktip, satu buah tas selempang warna merah.
Dan tersangka Wakit (31) warga Dusun III Desa Sri Mulyo Kec.Babat Toman Kab.Muba di tangkap Polsek Babat Toman pada Sabtu (19/02/2022) Pagi di dalam rumahnya di Dusun 2 Divisi 1 PT.Pinago Utama Tbk. Desa Sri Mulyo Kec.Babat Toman Kab.Musi Banyuasin dengan barang bukti satu pucuk senjata api rakitan laras pendek jenis kecepek warna cokelat, Dua butir amunisi Aktif Kaliber 9 mm.
“Penangkapan ini dalam rangka Ops Senpi Musi 2022 Polda Sumsel. Saya juga menghimbau kepada masyarakat Muba yang masih memiliki Senpi Ilegal agar segera kooperatif untuk menyerahkan ke pihak yang berwajib atau Polsek terdekat”himbau Nazar.
Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan, para pelaku sendiri dikenakan Tindak Pidana Kepemilikan Senjata Api Rakitan (Senpira) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman pidana maksimal 20 Tahun Penjara, hal ini juga Dalam rangka “Ops Senpi Musi 2022” Polda Sumsel.(Firman)
BACA JUGA  Telah Beroperasi 1 Tahun, Wewen Sang Terduga Pengedar Narkoba Diamankan Satuan Narkoba Polres Muba

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here