MUARA ENIM– Dalam rangka mendukung upaya pencegahan korupsi yang terintegrasi, Pemerintah Kabupaten Muara Enim terus berupaya melakukan peningkatan, diantaranya tata kelola pemerintahan, penyelamatan keuangan dan aset daerah serta melakukan penugasan khusus koordinasi pencegahan.
Hal tersebut disampaikan Pj. Bupati Muara Enim Dr. H. Nasrun Umar, S.H., M.M., saat beraudiensi dengan Kasatgas Pencegahan Direktorat Korsupgah Wilayah II Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI), Andy Purwana, bersama Tim dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Muara Enim, Rabu (23/02) bertempat di Ruang Rapat Bupati Muara Enim
Dalam sambutannya, Pj. Bupati yang didampingi Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim Drs. Emran Tabrani, M.Si., mengucapkan selamat datang kepada tim Korsupgah pencegahan korupsi KPK RI, yang untuk pertama kalinya berkunjung di Bumi Serasan Sekundang.
Pada kesempatan tersebut, Pj. Bupati kembali menegaskan dalam melakukan tata kelola pemerintahan, agar tetap fokus pada 8 area intervensi yaitu perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan terpadu satu pintu, kafabilitas APIP,  manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah serta tata kelola dana desa.
Lebih lanjut Pj. Bupati menambahkan dalam melakukan penyelamatan keuangan dan aset daerah, pemerintah tetap fokus pada beberapa area penting diantaranya penertiban asset, pemulihan asset dan peningkatan pendapatan asli daeah. Dirinya juga terus mendorong peningkatan kepatuhan terhadap pelaporan LHKPN, implementasi gratifikasi, sertifikasi penyuluh anti korupsi serta implementasi pendidikan anti korupsi.
Pj. Bupati berharap dukungan serta bimbingan dari tim korsupgah pencegahan korupsi KPK RI sehingga harapan menjadikan Kabupaten Muara Enim bebas KKN dapat terwujud.
BACA JUGA  Tinjau RS Rabain Pasca Insiden Korsleting Listrik, Plt Sekda Emran Tekankan Pentingnya Pemeliharaan Instalasi Jaringan Listrik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here