MUARA ENIM– Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 yang jatuh pada Rabu, 2 Maret 2022, PT Bukit Asam Tbk menegaskan komitmen dalam menjalankan transformasi menjadi
perusahaan energi kelas dunia yang peduli lingkungan. Transformasi ini bertujuan mendukung target Net Zero Emission (NZE) di tahun 2060, meningkatkan kontribusi perusahaan dalam ketahanan energi nasional, dan mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainability Development Goals /SDG’s).
Direktur Utama Bukit Asam, Arsal Ismail menjelaskan, transformasi dilakukan secara holistik, mulai dari bisnis, digital, cara pikir, hingga budaya perusahaan untuk memaksimalkan peran dan kontribusi perusahaan.
Menurutnya, transformasi menjadi pondasi yang fundamental dalam menghadapi perkembangan teknologi, dinamika geopolitik, dinamika pasar, dan berbagai isu berpengaruh lainnya.
“Transformasi sangatlah challenging. Perlu effort dan perjuangan untuk menjadi lebih baik dan memberikan kehidupan yang lebih baik juga bagi sesama,” ujar Arsal Ismail dalam pidato
sambutannya di acara puncak HUT ke-41 Bukit Asam yang digelar hybrid. Upaya transformasi ini pun tercermin dalam perayaan HUT ke-41 yang mengusung tema “Bukit Asam untuk Kehidupan Lebih Baik”. Beragam kegiatan digelar untuk memeriahkan rangkaian HUT yang mulai bergulir sejak pertengahan Januari 2022 tersebut.
Tidak hanya dimeriahkan oleh berbagai kegiatan dan aksi sosial kemasyarakatan, HUT ke-41
Bukit Asam juga terasa istimewa oleh capaian-capaian positif yang diraih oleh perusahaan. Operasional dan keuangan perusahaan berhasil mencatatkan kinerja yang positif sepanjang tahun 2021. Hingga akhir November 2021, Bukit Asam membukukan pendapatan usaha sebesar Rp26,2 triliun dengan laba bersih sebesar Rp7,0 triliun.
Laba bersih ini sekaligus menjadi capaian laba bersih tertinggi sepanjang sejarah Perseroan beroperasi. “Suatu pencapaian yang tidak mudah. Tentu berbagai tantangan dan rintangan telah dilalui untuk mempertahankan eksistensinya dan keberlanjutan,” ujar Arsal.
Di sisi lain, perusahaan juga kian gencar melaksanakan pengembangan usaha dan diverisifikasi bisnis. Peningkatan portofolio pembangkit listrik berbasis energi baru dan terbarukan pun
dilakukan. Salah satunya melalui penjajakan potensi kerja sama pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di jalan tol Jasa Marga Group yang ditandai dengan penandatangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) pada 2 Februari lalu.
Proyek hilirisasi batu bara dan kawasan ekonomi khusus di Tanjung Enim juga tengahdikembangkan untuk mendukung pengembangan bisnis energi dan kimia terintegrasi dan berkelanjutan. Sebagai bagian dari strategi transformasi bisnis, perusahaan juga melaksanakan
Carbon Management Program untuk mengurangi karbon dalam operasional pertambangan. Berbagai upaya dan capaian ini diharapkan dapat memacu percepatan transformasi Bukit Asam,
sekaligus mewujudkan tujuan mulia (noble purpose) perusahaan untuk membangun peradaban, meningkatkan kesejahteraan, dan menciptakan kehidupan yang lebih baik.
“Keberadaan dan pencapaian Bukit Asam tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Untuk itu, kami perlu menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah tercipta, semoga kinerja baik ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa-masa mendatang,” pungkas Arsal
BACA JUGA  Sekda Hasanudin Tekankan Mekanisme Jaring Pengaman Sosial Tidak Tumpang Tindih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here