MUARA ENIM – Sudah dua hari sejak jum’at hingga Sabtu (5/3/2022), warga yang menjadi pelanggang jaringan gas rumah tangga di Kota Muara Enim tidak dapat menikmati gas alam tersebut untuk aktifitas memasak. Kondisi ini tentu saja, menyulitkan ibu-ibu rumah tangga untuk menyiapkan hidangan keluarga, dan harus memutar otak untuk mencari alternatif untuk memasak.
“Sudah dua hari ini gas tidak mengalir, ntah kenapa, ada kerusakan mungkin. Kita terpaksa beralih ke gas elpiji 3 lagi sambil menunggu jaringan gas alam hidup lagi,” keluh Titin, salah satu warga pengguna gas rumah tangga Kota Muara Enim, (5/3/2022).
Macetnya jaringan gas rumah tangga ini juga membuat sejumlah pangkalan gas elpiji 3 kilogram mulai diserbu konsumen. Bahkan, sejumlah pangkalan mulai kewalahan dan mengalami kekosongan pasokan. “Mulai kewalahan sudah dua hari ini banyak ibu-ibu cari gas 3 kilo,”ungkap Sukarmen
Sementara itu, pihak Jaringan Gas Kota sendiri dihubungi belum ada pihak yang bersedia memberikan keterangan. Namun informasi yang beredar, bahwa tidak mengalirnya jaringan gas rumah tangga ke rumah-rumah penduduk dikarenakan adanya gangguan atau trouble pada pasokan bahan baku gas alam dari lapangan Singa milik PT. Medco EP Indonesia Blok Lematang.
Sementara itu, pihak PT. Pertagas Niaga Kabupaten Muara Enim melalui pengumumannya Nomor   /Pertagas Niaga/ME/I/2022 menyatakan bahwa putusnya jaringan gas rumah tangga dikarenakan adanya maintenance/ perawatan sumur gas milik PT. Medco EP Blok Lematang di lapangan Singa oleh pihak PT.Pertagas Niaga, sehingga suplai gas bumi rumah tangga dihentikan sementara pengalirannya sejak hari Jumat tanggal 4 Maret 2022.
BACA JUGA  Jadi Prioritas, Pembangunan Jalan Penghubung Lubai-Muara Enim Sepanjang 60 KM Segera Diwujudkan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here