JAKARTA— Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk Arsal Ismail, berhasil meraih penghargaan dalam Anugerah BUMN 2022 dalam ajang yang digawangi oleh Menteri BUMN pertama Tanri Abeng. Arsal meraih kategori CEO Service and Operation Excellent atas keberhasilannya memimpin perusahaan dalam memberikan pelayanan dan operasi terbaik. Perusahaan juga mampu mencetak kinerja yang solid dan memiliki daya saing yang tinggi di tengah pandemi Covid-19.
“Yang kita nilai tidak hanya dari perspektif keuangan, tapi kita juga menilai bagaimana strategi para CEO untuk menentukan langkah transformasi dan pengembangan usaha di tengah tahun yang sulit. Kami bisa menyimpulkan bahwa BUMN ini resilence, mereka mampu memberikan prestasi terbaiknya yang tentu tidak terlepas dari kapasitas para CEO,” ungkap Tanri Abeng pada malam Anugerah BUMN 2022 yang berlangsung di JW Marriott Hotel, Jakarta (24/3/2022).
Selain mendapatkan kategori CEO Service and Operation Excellent, Bukit Asam juga meraih penghargaan terbaik III kategori inovasi bisnis dan teknologi. Penghargaan ini diraih berkat komitmen perusahaan dalam inovasi dan pemanfaatan teknologi mutakhir guna mendukung  kinerja bisnis dan organisasi.
Salah satu inovasi teknologi yang telah diterapkan perusahaan yakni pengembangan one stop application dalam bentuk web dan mobile dengan nama CISEA (Corporate Information System and Enterprise Applications). Memiliki proses rantai pasokan yang panjang dan melibatkan berbagai satuan kerja, CISEA mendukung proses bisnis perusahaan menjadi lebih efisien dan efektif.
Atas pencapaian tersebut, Arsal memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada insan Bukit Asam yang senantiasa melakukan inovasi dan memberikan pelayanan terbaik.
 
“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi manajemen dan seluruh insan Bukit Asam. Bukit Asam akan terus memberikan pelayanan terbaik dan melakukan transformasi digital untuk menjawab tantangan di era industri 4.0,” ujar Arsal.
Diselenggarakan oleh BUMN Track dan didukung oleh PPM Manajemen, Anugerah BUMN 2022 merupakan ajang kompetisi bagi BUMN dan para CEO BUMN dalam menyajikan ide-ide kreatif dan inovatif untuk menjaga keberlangsungan usaha di era transisi endemi. Mengusung tema “Transformasi Tata Kelola BUMN Membangun Keseimbangan Bisnis”, ajang ini diikuti oleh sekitar 90 BUMN dengan sejumlah tahapan penilaian, mulai dari kuesioner, wawancara pendalaman materi, hingga wawancara CEO.
BACA JUGA  Belum 30%, SP Online Diperpanjang Hingga 29 Mei 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here