MUARA ENIM. Jalan lintas kabupaten yang merupakan akses penghubung ke kecamatan Empat Petulai Dangku tepatnya di desa Siku dengan kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat ini kondisinya memprihatinkan, sebab hampir sebagian jalan amblas akibat longsor.
Terlihat area tersebut hanya di pasang tali pembatas dan tumpukan rumput yang dibuat sebagai rambu-rambu.
Bukan hanya badan jalan yang nyaris putus akibat longsor tetapi juga membahayakan pengguna jalan yang melintas di titik longsor tersebut sebab tidak ada jalan alternatif didesa ini.
Menurut Saptudin selaku Eks. Presidium Pemekaran Kecamatan Empat Petulai Dangku mengatakan bahwa perihal ini sudah lama disampaikan ke pihak terkait di kabupaten untuk ditindak lanjuti.
“Setahu saya hal itu sudah disampaikan oleh Pemerintah Desa Siku ke di DPRD, PMD, PUPR serta BPBD Kabupaten Muara Enim “, terang pria yang akrab dipanggil Tudin ini kepada awak media Selasa (21/02)
Tudin juga mengharapkan agar dinas terkait segera memperbaiki, mengingat jalan ini adalah akses vital dan sebelum terjadi korban jiwa.
Sementara itu Arman Serijaya, SH Camat Empat Petulai Dangku mengatakan bahwa titik longsor tersebut sudah di survey bersama tim dari Kabupaten pada Jumat, 3 Februari 2023.
“Sudah di tindaklanjuti dan sudah di survey bersama kades siku, anggota DPRD juga dari Dinas PUPR dan BPBD kabupaten Muara Enim, dan informasi terakhir akan segera di timbun dan di tindaklanjuti”, terang Arman.
“Dan proposal yang kami ajukan telah di tindak lanjuti oleh dinas terkait”, tambahnya.
Kepala Desa Siku H.Karim ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengatakan bahwa hal ini masih diajukan.
“Ini masih diajukan”, jawab Karim singkat
“Untuk survei, sudah 2 kali di survei pada tahun 2021 dan tahun 2023 bulan ini (Februari.red) di survei lagi tapi belum ada tindakan”, tutupnya.