PALI– Rumah salah satu warga Dusun VII, Desa Talang Akar, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI hangus di lalap si jago merah, Rabu (5/3/2025) pagi.

Api yang diduga berasal dari korsleting listrik ini dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan semi permanen milik Sukmawati, yang saat kejadian tidak ada dirumah, sedangkan suaminya sudah pergi kerja.

Menurut keterangan Kapolsek Talang Ubi, Kompol Robi Sugara, SH, MH, M.Si, kebakaran terjadi sekitar pukul 07.30 WIB dan pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Suyadi. Saat itu, ia melihat api berkobar di bagian dapur rumah Sukmawati.

Menyadari bahaya, Suyadi segera menghubungi pemilik rumah yang sedang berada di kebun, sementara warga sekitar berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.

BACA JUGA  Januari 2024, Surat Menyurat di Pemkab PALI Melalui Aplikasi Srikandi

Tidak lama setelah itu, warga melapor ke Polsek Talang Ubi dan Dinas Pemadam Kebakaran. Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab PALI dikerahkan ke lokasi.

Upaya pemadaman berlangsung hingga pukul 08.30 WIB, ketika api akhirnya berhasil dijinakkan, dilanjutkan dengan proses pendinginan oleh petugas pemadam.

Tim Identifikasi Inafis langsung melakukan olah TKP dengan memasang garis polisi (police line) untuk penyelidikan lebih lanjut.

Dugaan awal menyebutkan bahwa kebakaran dipicu oleh korsleting listrik di bagian dapur rumah.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Rumah semi permanen yang sebagian besar berbahan kayu ini dengan cepat terbakar, menyisakan puing-puing dan kesedihan bagi pemiliknya.

BACA JUGA  Kades Se PALI Diberi Pemahaman Terkait Penyusunan RAB Untuk Pembangunan Kontruksi

Pasca kejadian, pihak kepolisian yang terdiri dari Piket Pawas, SPK, Reskrim, Intel, serta Bhabinkamtibmas Desa Talang Akar melakukan pendataan dan memberikan imbauan kepada warga agar lebih berhati-hati dalam penggunaan listrik untuk mencegah kejadian serupa.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kesadaran akan bahaya korsleting listrik, terutama pada rumah dengan material mudah terbakar.

Warga diimbau untuk rutin memeriksa instalasi listrik guna menghindari potensi kebakaran di masa mendatang, tutup nya (Jeksi)

Artikulli paraprak
Artikulli tjetërPemkab Musi Banyuasin Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Jirak Jaya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini