MUARA ENIM, – Jalan lintas antara Desa Dangku dan Siku Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, kembali mengalami erosi akibat debit air Sungai Lematang meningkat, kondisi ini berdampak terganggunya akses transportasi dan kegiatan masyarakat setempat.
Diketahui Kecamatan Empat Petulai Dangku sendiri merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Muara Enim yang memiliki 10 desa, termasuk Desa Dangku yang menjadi ibu kota kecamatan.
Lizar salah satu warga yang sempat melintas dijalan tersebut berharap kondisi ini segera diatasi oleh pihak terkait karena ini salah satu urat nadi perekonomian masyarakat.
“Semoga pihak terkait dapat segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah erosi ini dan memperbaiki jalan yang rusak agar akses masyarakat menjadi lebih lancar”, harap Lizar, Kamis (21/11/2025).
” Kami sangat berharap pemerintah daerah segera memperbaiki jalan yang rusak akibat erosi Sungai Lematang tersebut. Perbaikan jalan ini sangat penting untuk meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat, serta mendukung kegiatan ekonomi dan sosial di daerah tersebut”, lanjutnya.
Kondisi jalan yang semakin memprihatinkan membuat warga semakin khawatir. Karena tidak ada alternatif lain, warga sangat bergantung pada jalan tersebut untuk melakukan aktivitas sehari-hari, seperti pergi ke pasar, sekolah, atau mengantar anak ke sekolah.
Warga merasa frustrasi karena perbaikan jalan yang pernah dilakukan sebelumnya kini rusak lagi. Hal ini membuat mereka khawatir bahwa perbaikan yang dilakukan tidak tahan lama dan tidak efektif.
“Semoga pemerintah daerah dapat mempertimbangkan untuk melakukan perbaikan yang lebih permanen dan tahan lama, khususnya dinas terkait segera turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi jalan yang rusak dan mengambil tindakan yang tepat untuk memperbaikinya. Mereka berharap tidak hanya sekedar janji, tapi ada tindakan nyata untuk mengatasi masalah ini”, pungkasnya. (Tim)




