Skip to content
Gelagat Sumsel

Media Cyber

Gelagat Sumsel

Media Cyber

  • HOME
  • Sumsel
    • BANYUASIN
    • Palembang
    • Ogan Ilir
    • Ogan Komering Ilir
    • OKUS
    • OKU
    • Muara Enim
    • MUBA
    • Lahat
    • PRABUMULIH
    • Pali
    • PAGARALAM
    • Empat Lawang
    • OKUT
  • Nasional
  • Internasional
  • Kriminal
  • Video
  • ADVETORIAL
  • HOME
  • Sumsel
    • BANYUASIN
    • Palembang
    • Ogan Ilir
    • Ogan Komering Ilir
    • OKUS
    • OKU
    • Muara Enim
    • MUBA
    • Lahat
    • PRABUMULIH
    • Pali
    • PAGARALAM
    • Empat Lawang
    • OKUT
  • Nasional
  • Internasional
  • Kriminal
  • Video
  • ADVETORIAL
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
MUBA

Ramah Lingkungan, Bayung Lencir Gunakan Besek Bambu dan Pelepah Pinang Untuk Daging Kurban

By admin
8:04 - 29/06/2023 1 Min Read
0

MUBA- Berbeda dari kebanyakan, biasanya pendistribusian daging kurban saat idul fitri panitia kurban identik mengunakan kantong kresek karena memang praktis dan mudah didapat.

Nah untuk pendistribusi daging kurban di Kecamatan Bayung Lencir, para panitia menggunakan besek bambu dan pelepah pinang untuk wadah daging kurban.

” Sengaja kita menggunakan besek bambu dan pelepah pinang untuk pendistribusian daging kurban sebagai ganti plastik kresek, untuk mengurangi sampah dan ramah lingkungan,” ujar camat Bayung Lencir M Imron, ketika dibincangi saat memantau pemotongan hewan kurban di Rt 2 Rw 2 Kelurahan Bayung Lencir, Kamis (29/06/23).

Disisi lain lanjut camat, penggunaan dedaunan dan wadah buatan pengrajin ini juga sebagai langkah dalam memberdayakan dan menghidupkan ekonomi masyarakat.

” Beseknya panitia pesan ke pengrajin, salah satunya pengrajin wadah makanan dari bambu (Besek) yang tergabung organisasi Ikatan Keluarga Pasundan Bersatu (IKPB),”terangnya

Sementara ketua pelaksana pemotongan hewan kurban di Rt 2 Rw 2 Kelurahan Bayung Lencir Syarif Hidayat SE menjelaskan bahwa tahun ini pihaknya memotong sebanyak 2 ekor sapi dan 2 ekor kambing. “Setelah kita bungkus, kemudian daging ini langsung kita salurkan kepada masyarakat.” katanya.

Menurutnya, penggunaan media ramah lingkungan dalam penyaluran daging kurban telah dilakukan sejak tahun lalu. Penggunaan bungkus yang ramah lingkungan memiliki banyak kelebihan, seperti besek bambu, selanjutnya bisa digunakan masyarakat sebagai wadah bumbu dapur, setelah besek bambu ini mereka cuci dan jemur sampai kering.

“Artinya besek bambu ini bisa dimanfaatkan bukan setelah selesai langsung dibuang.” papar pria yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina
IKPB Bayung Lencir.(Firman)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Idul Adha 1444 H, PHR Zona 4 Tebar Keberkahan Bersama Masyarakat Dengan Memotong 161 Hewan Kurban

Next

Idul Adha 2023, Polres Muba Qurban 18 Ekor Sapi dan 10 Kambing

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Gelagat Sumsel. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme