PRABUMULIH, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), bersama jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Prabumulih, menyikapi pemberitaan yang tengah viral terkait pelayanan kesehatan di RSUD Kota Prabumulih.Kamis (12/2/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi I DPRD Prabumulih, Riza Ariansyah, SH didampingi anggota Komisi I, yakni Ben Heri, S.Si, M.Pd, HM. Rasyid, S.Ag, MM, dan H. Hendriansyah, SE.
Sementara dari pihak Pemerintah Kota Prabumulih dihadiri Direktur RSUD Dr. Ade Nur Iklas, Kabag Umum H. A Afriyandi, Kabid Yankep dr. Novia, SpOG, Kabid Penunjang Chichin VY, serta perwakilan bagian keuangan, Tedi R.
Dalam pertemuan itu, Komisi I membahas sejumlah persoalan yang menjadi sorotan publik sekaligus mendorong optimalisasi pelayanan rumah sakit daerah tersebut.
Dari hasil RDP, Komisi I DPRD Kota Prabumulih menyimpulkan dan merekomendasikan 4 hal penting yaitu.
1. Komisi I meminta RSUD Kota Prabumulih melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan dan sumber daya manusia (SDM), khususnya di ruang Unit Gawat Darurat (UGD). Evaluasi ini dinilai penting guna memastikan standar pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal.
2. DPRD merekomendasikan peningkatan kualitas serta pembaruan sistem manajemen RSUD yang lebih terkoordinasi. Upaya tersebut mencakup pemberian pelatihan kepada tenaga kesehatan, penyegaran atau rolling pegawai berdasarkan hasil penilaian pelayanan, serta pemberian sanksi tegas terhadap setiap pelanggaran.
3. Komisi I juga menyoroti aspek kebersihan, dengan merekomendasikan peningkatan kualitas kebersihan ruangan dan toilet di lingkungan RSUD Kota Prabumulih.
4. DPRD meminta adanya perbaikan dan pembaruan sarana dan prasarana, terutama fasilitas pendingin ruangan (AC) di setiap ruang rawat inap maupun ruang pelayanan pasien, demi menunjang kenyamanan dan keselamatan pasien.
Ketua Komisi I DPRD Prabumulih, Riza Ariansyah, SH, menegaskan bahwa RDP ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan.
“Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan maksimal, transparan, dan sesuai dengan standar yang berlaku. RDP ini menjadi forum klarifikasi sekaligus evaluasi bersama,” ujar Riza.
Sementara itu, Direktur RSUD Prabumulih, Dr. Ade Nur Iklas, menyampaikan komitmen pihaknya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan.
“Kami terbuka terhadap masukan dari DPRD dan masyarakat. Manajemen RSUD akan terus berbenah, baik dari sisi pelayanan medis, fasilitas penunjang, maupun tata kelola administrasi dan keuangan,” ungkapnya.




