MUARA ENIM— PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) menggelar Diskusi Pembahasan dan Sinkronisasi Program Kerja Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Tahun 2026 bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) serta para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Lawang Kidul. Kegiatan ini berlangsung di Mess Hall Hotel Saka Tanjung Enim, Selasa (18/2/2026).

Diskusi tersebut bertujuan menyelaraskan rencana program TJSL perusahaan dengan kebutuhan aktual masyarakat di wilayah Kecamatan Lawang Kidul.
Melalui forum ini, PTBA menegaskan komitmennya agar implementasi program ke depan semakin tepat sasaran, berbasis data perencanaan, serta mengedepankan pendekatan kewilayahan.

Dalam sambutannya, Community Engagement & Partnership Department Head PTBA, Mustafa Kamal, menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dalam perencanaan program sosial perusahaan.

BACA JUGA  Membanggakan, Muara Enim Raih 9 Penghaargaan Inovator Terbaik Provinsi Sumsel Tahun 2021

“Sinkronisasi ini menjadi langkah awal untuk memastikan program TJSL PTBA selaras dengan prioritas pembangunan daerah dan kebutuhan masyarakat. Kami ingin pendekatan berbasis data dan wilayah menjadi dasar pengambilan keputusan, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal,” ujar Mustafa Kamal.

Sambutan juga disampaikan oleh Pelaksana Tugas Camat Lawang Kidul, Yudha Pratama, S.STP., M.M., yang mengapresiasi inisiatif perusahaan dalam melibatkan pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan secara aktif dalam proses perencanaan program sosial.

Diskusi dilanjutkan dengan penyampaian tanggapan dan masukan dari para pemangku kepentingan lokal, termasuk aspirasi masyarakat serta prioritas pembangunan di masing-masing desa dan kelurahan.

Pembahasan utama difokuskan pada empat bidang prioritas program TJSL PTBA, yaitu Pendidikan, Kesehatan, Pembangunan, serta Pemberdayaan Sosial dan Ekonomi Masyarakat.

BACA JUGA  Diikuti 2 Calon, Pilkades Baturaja Memasuki Tahap Pengundian No Urut

Melalui koordinasi yang intensif dengan pemerintah daerah dan masyarakat, PTBA berharap pengelolaan dan pemanfaatan dana TJSL dapat berjalan lebih efektif dan akuntabel, sekaligus memberikan dampak berkelanjutan bagi pengembangan wilayah di sekitar area operasional perusahaan.

Artikulli paraprak
Artikulli tjetërPotret 1 Tahun Kepemimpinan Wako Arlan dan Wawako Franky Memimpin Kota Prabumulih, Ini Yang Telah Dilakukan 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini