Lantik 601 PPPK Pemkab PALI, Wabub Soemarjono: Jaga Integritas Dan Nama Baik Sebagai Abdi Negara
PALI– Setelah menunggu waktu cukup lama usai pengumuman yang dikeluarkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), akhirnya 601 orang Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) formadi tahun 2023 di lingkungan Pemkab PALI resmi dilantik dan diambil sumpah, Senin (6/5/2024)
601 orang PPPK tersebut dilantik langsung oleh Bupati PALI, Dr Ir H Heri Amalindo, MM, melalui Wakil Bupati PALI Drs H Soemarjono di gedung Orkes yang ada di Talang Ubi Utara, Kecaman Talang Ubi, Kabupaten PALI pada Senin 6 Mei 2024 dengan dihadiri oleh Sekda, Kapolres, Staf Ahli Bupati, para Asisten Pemkab Pali, Kadin PMD, Camat serta OPD ruang lingkup Kabupaten PALI.
Dalam sambutannya, Wabup Soemarjono menegaskan kepada peserta yang dilantik agar melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan amanah, jujur serta penuh keikhlasan
” Saya berharap, yang menerima amanah ini dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab. Dan diimbangi amanah ini dengan kejujuran, keikhlasan, serta prestasi dalam bekerja,” tegas Wabup.
Wabup menambahkan, hal ini merupakan tanggung jawab moral dan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Diharapkan kepada peserta yang dilantik agar menjaga integritas dan nama baik sebagai abdi negara,” tambah dia.
“Pada hari ini akan menerima surat keputusan bupati, maka saudara-saudari terikat dengan aturan bukan lagi bebas berbuat. Jaga nama baik dan integritas sebagai abdi negara, pelajarilah aturan-aturan yang berhubungan dengan kewajiban, serta larangan-larangan bagi PPPK,”tegasnya
Sementara diantara 601 orang PPPK tersebut, ada tiga orang yang sebelumnya telah mengabdi di kantor Pemerintah Kecamatan Tanah Abang, yaitu Sari Puspika, S.A.P, Carolin Nabila, S.Sos. dan Etri Dwi Puji Lestari, S.A.P.
Saat diwawancarai awak media ini, Sari Puspika, S.A.P mengungkapkan perasaan bahagia, haru dan sedih bercampur jadi satu. Disisi lain ia bersyukur karena dinyatakan lulus PPPK, menduduki jabatan baru serta akan bekerja di tempat yang baru, disisi lain dia sedih berpisah dengan rekan sejawat yang telah bekerja bersama di kantor Camat selama 10 tahun.
Dia mengaku bangga selama menjadi staf Kecamatan Tanah Abang, banyak mendapat pengalaman, banyak teman baru, dan dia mengaku semua teman di lingkungan kerja sudah seperti satu keluarga, menurut Pika berpisah dengan rekan sejawat sangat menyedihkan, terlebih mereka sudah bersama dalam kurun waktu 10 tahun, banyak suka duka dilalui bersama teman-temannya yang sudah dianggap keluarga.
“Tak terasah, waktu begitu cepat berlalu, 10 Tahun kami bekerja bersama teman-teman, saya sangat bersyukur impian saya tercapai, saya juga merasa sedih meninggalkan teman-teman staf kantor Camat, saya berpesan kepada teman-teman, bekerjalah yang rajin, loyalitas terhadap pimpinan, jaga kekompakan dan semoga di tahun ini juga bisa lulus menjadi ASN,”ujar Sari Puspika yang keseharian nya akrab disapa Pika.
Melalui media ini Pika juga meminta maaf kepada pimpinan nya, yaitu Camat Tanah Abang yang perna menjabat ataupun yang sekarang, terlebih kepada Kasi Pemerintahan yang saat ini juga sebagai PLH Sekcam Tanah Abang. Menurut Pika, selama dia bertugas sebagai Staf Kasi Pemerintahan sudah dipastikan banyak salah, baik ucapan, tindakan atau perilaku, dari situlah ia mohon maaf, dia juga mengucapkan terimakasih banyak atas bimbingan pimpinan nya, terlebih mantan Camat yang sekarang menjabat sebagai Kadin PMD PALI.
“Kepada pimpinan saya di Kecamatan Tanah Abang, Pak Camat baik yang dulu ataupun yang sekarang, pak Sekcam sekaligus kasi pemerintahan, saya ucapkan terimakasih atas bimbingan selama ini, saya sangat berterimakasih, berkat bimbingan kalianlah saya bisa seperti sekarang ini, saya juga mohon maaf kepada pimpinan, mungkin selama ini saya sering membuat kesal, tersinggung oleh ucapan atau perbuatan saya,”ucapnya
“Saya juga berterima kasih sudah diterima dengan baik oleh seluruh ASN Kantor Camat yang lebih menganggap kami seperti anak ataupun adik sendiri. Dan jika selama kami bekerja di Kantor Camat Tanah Abang pernah salah ataupun menyinggung perasaan Bapak atau Ibu dan teman-teman semua sekali lagi saya mohon maaf, saya berharap kita hanya terpisah tempat kerja saja, namun persaudaraan yang telah terjalin tetap erat seperti biasanya,”timpal Pika dengan nada sedih