PALI– Beberapa minggu terakhir, petani karet khususnya di kabupaten PALI mulai kembali bergairah. Hal itu lantaran harga getah karet mengalami lonjakan kenaikan yang cukup signifikan.
” Iya beberapa minggu terakhir harga getah karet mengalsmi kenaikan yang cukup pesat,”ungkap M.Firdaus seorang pengepul getah karet di wilayah Talang Ubi PALI , Selasa (28/4/2026)
separti yang di katakan Muhamad firdaus, atau sering di sapa jagung nama panggilan nya sehari hari, seorangpun di sebut toke karet, yang ber- alamat di RT 10 RW 06 kelurahan talang ubi barat kecamatan talang ubi, Kabupaten PALI, SUMSEL.
Dikatakannya, untuk saat ini harga karet ditingkat petani mencapai Rp.19-20 ribu perkilogram yang sebelumnya habya berkisar Rp.15 ribuan perkilogram.
” Untuk harga karet kadar kering di tingkat petani saat ini sudah mencapai Rp 20 ribu perkilogram,”ungkapnya
Sementara saat ditanya penyebab harga karet mengalami kenaikan yang cukup pesat, ia tidak tahu secara detail pastinya.
” Kalou penyebab harga karet naik, kita kurang tahu. Tapi yang pastinya harga karet itu berdasarkan harga global dunia yang menyesuaikan, sehingga jika secara global naik, ke daerah-daerah juga mengikuti,” kata Firdaus
Untuk itu, pihaknya berharap agar seluruh petani karet yang ada di kabupaten PALI khususnya untuk memanfaatkan momen ini dengan meningkatkan produksi.
” Ini waktu yang tepat untuk merawat kebun karet agar bisa lebih produktivitas lagi, biar hasilnya lebih meningkat lagi. Karena percuma harga mahal, jika getah karetnya tidak ada, “ucapnya
Selain itu ia mengingatkan para petani karet untuk meningkatkan kualitas getah karet, sebab hal ini juga berpengaruh terhadap harga.
Dengan adanya kenaikan diharapkan perekonomian masyarakat khususnya petani karet bisa megalami peningkatan dari sebelumnya. (Jeksi)



