Muara Enim – Pemerintah Desa Baturaja , Kecamatan Empat Petulai Dangku, kabupaten Muara Enim menyampaikan kekecewaan terhadap proses perekrutan tenaga security di wilayah operasional Pertamina field Adera Pegabuan. Kekecewaan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa Baturaja, Junaidi, Minggu (10/05/2026).

Menurut Junaidi, masyarakat Desa Baturaja merasa kurang diperhatikan dalam perekrutan tenaga kerja, khususnya untuk posisi security, padahal desa tersebut merupakan wilayah ring satu sekaligus daerah dengan aktivitas operasional yang cukup padat.

“Desa Baturaja ini termasuk wilayah ring satu dan saat ini aktivitas di desa kami sangat banyak. Selain itu, desa kami juga menjadi salah satu penyumbang minyak terbesar di wilayah Pild Adera Pegabuan. Namun masyarakat kami merasa belum mendapatkan perhatian dalam perekrutan tenaga security,” ujar Junaidi.

Ia menambahkan, masyarakat berharap perusahaan maupun pihak terkait dapat memberikan prioritas kepada warga lokal, terutama pemuda desa yang saat ini membutuhkan lapangan pekerjaan.

“Kami berharap ke depan ada perhatian lebih kepada masyarakat lokal. Banyak pemuda desa yang siap bekerja dan memiliki kemampuan. Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton di daerah sendiri,” tambahnya.

Pemerintah desa juga berharap adanya komunikasi yang baik antara perusahaan dan masyarakat agar tidak menimbulkan kekecewaan berkepanjangan di tengah warga.

Junaidi menegaskan, pemerintah desa mendukung aktivitas perusahaan selama tetap memperhatikan kepentingan masyarakat sekitar, khususnya dalam pemberdayaan tenaga kerja lokal di wilayah Desa Baturaja SP 1 Benuang, Kecamatan Empat Petulai Dangku.

Artikulli paraprak
Artikulli tjetërWujudkan SDM dan Pekerja Unggul, Bupati Muba Instruksikan Perusahaan Perkebunan, Tambang, dan Migas Percepat Sertifikasi Pekerja

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini