Skip to content
Gelagat Sumsel

Media Cyber

Gelagat Sumsel

Media Cyber

  • HOME
  • Sumsel
    • BANYUASIN
    • Palembang
    • Ogan Ilir
    • Ogan Komering Ilir
    • OKUS
    • OKU
    • Muara Enim
    • MUBA
    • Lahat
    • PRABUMULIH
    • Pali
    • PAGARALAM
    • Empat Lawang
    • OKUT
  • Nasional
  • Internasional
  • Kriminal
  • Video
  • ADVETORIAL
  • HOME
  • Sumsel
    • BANYUASIN
    • Palembang
    • Ogan Ilir
    • Ogan Komering Ilir
    • OKUS
    • OKU
    • Muara Enim
    • MUBA
    • Lahat
    • PRABUMULIH
    • Pali
    • PAGARALAM
    • Empat Lawang
    • OKUT
  • Nasional
  • Internasional
  • Kriminal
  • Video
  • ADVETORIAL
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
OKUT

Pertama Di Indonesia, Herman Deru Resmikan Bank Wakaf Ponpes Nurul Huda OKU Timur

By admin
11:03 - 29/11/2020 2 Min Read
0

OKU TIMUR – Berbagai upaya terus dilakukan Gubernur Sumsel H Herman Deru guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya yakni dengan meresmikan Bank Wakaf Mikro (BWM) di Podok Pesantren Nurul Huda Desa Sukaraja Kecamatan Buay Madang Kabupaten OKU Timur, Sabtu (28/11)

Bank Wakaf Mikro tersebut diketahui merupakan yang pertama di Indonesia yang diinisiasi langsung oleh gubernur H. Herman Deru dengan mengusulkan secara langsung ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pusat melalui OJK Regional 7 Sumbagsel.

“Saya harap BWM Nurul Huda ini dapat menjadi contoh secara nasional. Karena BWM ini merupakan yang pertama, ” kata HD.

Soal dana awal untuk BWM tersebut, HD menginstruksikan Bank Sumsel Babel dan Bank Sumsel Babel Syari’ah untuk mengikat sejumlah dana agar BWM itu bisa terealisasi.

“Iya, saya intruksikan bank daerah untuk mengikat dana Rp5 milyar agar program ini bisa berjalan. BWM Nurul Huda ini kita dirikan demi kesejahteraan masyarakat, pedagang, hingga usaha kecil. Namun yang jelas, BWM ini tidak berbau riba,” tegasnya.

Menurutnya, dipilihnya ponpes Nurul Huda sebagai tempat didirikannya Bank Wakaf Mikro tersebut tak lain karena ponpes Nurul Huda memiliki modal yang cukup baik dalam pengembangan pesantren.

“Nurul Huda ini salah satu pesantren yang bisa bertahan mulai sejak didirikan. Pesantren ini juga muncul dari bawah dengan keyakinan yang tinggi untuk maju. Dalam pengelolaannya juga humanis dan akuntabel,” bebernya.

Dia berharap, Bank Wakaf Mikro Nurul Huda dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan masyarakat, baik di lingkungan pesantren maupun masyarakat OKU Timur.

“Ini juga dapat menjadi sarana edukasi untuk para santri. Kelola Bank Wakaf Mikro ini dengan baik agar dapat bermanfaat bagi masyarat, jika memungkinkan libatkan penghuni pesantren dalam pengelolaannya,” paparnya.

Sementara itu, Kepala OJK Regional 7 Sumbagsel Untung Nugroho mengemukakan, saat ini sedikitnya ada 56 Bank Wakaf Mikro yang telah berdiri dengan jumlah nasabah 37 ribu orang dan akumulasi pembiayaan sekitar Rp57 milyar.

“Namun untuk BWM Nurul Huda ini merupakan pertama yang diinisiasi langsung oleh Gubernur. Bahkan donaturnya pun pak gubernur sendiri yang menunjuk BSB sebagai donaturnya. Ini menjadi contoh bagi daerah lain,” kata Untung.

Dia menyebut Bank Wakaf Mikro dapat dianfaatkan oleh masyarakat untuk kegiatan ekonomi.

“BWM ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, termasuk biaya pendidikan para santri,” pungkasnya.

Tags:

#bankwakaf#bankwakafdisumselsemogamenjadicontohsecaranasional#gelagatokutimur#gsokutimur#gubernurhermanderuinisiasibankwakaf#oku timurmilikibankwakafpertamadiindonesia#sumselmilikibankwakafpertamadiindonesia
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Intruksi Kapolda Sumsel Terkait Pelarangan Ilegal Drilling Belum Memberikan Efek, Di Bayung Lencir Diduga Masih Beroperasi

Next

Dibatasi, Turnamen Piala Bupati Muara Enim Cup 2020 U21 Diikuti 12 Tim

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Gelagat Sumsel. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme