Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Gelagat Sumsel

Media Cyber

Gelagat Sumsel

Media Cyber

  • HOME
  • Sumsel
    • BANYUASIN
    • Palembang
    • Ogan Ilir
    • Ogan Komering Ilir
    • OKUS
    • OKU
    • Muara Enim
    • MUBA
    • Lahat
    • PRABUMULIH
    • Pali
    • PAGARALAM
    • Empat Lawang
    • OKUT
  • Nasional
  • Internasional
  • Kriminal
  • Video
  • ADVETORIAL
  • HOME
  • Sumsel
    • BANYUASIN
    • Palembang
    • Ogan Ilir
    • Ogan Komering Ilir
    • OKUS
    • OKU
    • Muara Enim
    • MUBA
    • Lahat
    • PRABUMULIH
    • Pali
    • PAGARALAM
    • Empat Lawang
    • OKUT
  • Nasional
  • Internasional
  • Kriminal
  • Video
  • ADVETORIAL
Subscribe
Close

Search

Sumsel

Angka Kemiskinan di Sumsel Turun, 5,89 Ribu Orang Sumsel Keluar Dari Kemiskinan

By admin
12:00 - 19/07/2021 2 Min Read
0
PALEMBANG – Meski di tengah wabah pandemic covid-19 yang kini melanda, jumlah warga miskin di provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) justru mengalami penurunan.
Hal ini terlihat dari catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumsel, dimana jumlah penduduk miskin di Sumsel pada Maret 2021 yakni sebanyak 1.113,76 ribu orang atau sebesar 12,84 persen dari total penduduk. Jika dibandingkan dengan angka kemiskinan pada bulan September 2020 sebesar 1.119,65 ribu orang atau 12,98 persen, maka selama enam bulan atau pada kurun waktu September 2020-Maret 2021 terjadi penurunan angka kemiskinan sebesar 0,14 persen.
“Artinya, angka tersebut setara dengan penurunan jumlah penduduk miskin sebesar 5,89 ribu orang,” kata Kepala BPS Sumsel Zulkipli, Kamis (15/7).
Penurunan angka kemiskinan membuktikan jika Pemprov Sumsel dan Kabupaten/kota  telah bersinergi dalam melaksanakan berbagai program perlindungan sosial seperti bantuan sosial, kegiatan ekonomi produktif, dan lainnya sehingga masyarakat tidak jatuh miskin akibat pandemi covid-19.
“Bahkan penduduk miskin di Sumsel ada yang berhasil keluar dari kemiskinan. Itu menunjukkan kesejahteraan penduduk miskin semakin membaik melalui intervensi berbagai program perlindungan sosial,” ujarnya.
Berdasarkan daerah tempat tinggal, pada periode September 2020-Maret 2021 atau dalam 6 bulan terakhir, angka kemiskinan di daerah perkotaaan dan perdesaan mengalami penurunan. Angka kemiskinan di daerah perkotaan turun sebesar 0,16 persen poin atau setara 2,18 ribu penduduk miskin.
“Sedangkan angka kemiskinan di daerah perdesaan turun sebesar 0,13 persen poin atau setara 3,71 ribu penduduk miskin,” paparnya.
Menurutnya, persoalan kemiskinan bukan hanya sekadar berapa persentase penduduk miskin. Dimensi lain yang perlu diperhatikan adalah tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan. Selain harus mampu menurunkan angka kemisiknan, kebijakan kemiskinan juga sekaligus harus bisa mengurangi tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan.
Tercatat, pada periode September 2020 – Maret 2021 Indeks Kedalaman Kemiskinan di Sumsel juga mengalami penurunan dari 2,261 pada September 2020 menjadi 2,260 pada Maret 2021 atau turun sebesar 0,001 poin. Penurunan indeks kedalaman kemiskinan dalam kurun waktu 6 (enam) bulan terakhir mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung mendekati garis kemiskinan.
“Fenomena itu mengungkapkan bahwa tingkat kesejahteraan penduduk miskin di Sumatera Selatan dalam kurun waktu 6 (enam) terakhir semakin membaik, bahkan mampu mengangkat sebagian kecil penduduk miskin keluar dari kemiskinan. Kebijakan pemerintah telah mampu mengurangi beban pengeluaran penduduk miskin dan meningkatkan jumlah komoditas yang dikonsumsi penduduk miskin juga telah meningkatkan taraf kehidupan penduduk miskin di Provinsi Sumatera Selatan,” terangnya.
Lalu, Indeks Keparahan Kemiskinan di Sumsel periode September 2020 – Maret 2021 mengalami penurunan dari 0,627 September 2020 menjadi 0,542 Maret 2021 atau turun sebesar 0,085 poin.
“Penurunan indeks keparahan kemiskinan tersebut mengindikasikan bahwa kesenjangan pengeluaran di antara penduduk miskin semakin kecil” paparnya.*

Tags:

#Angka kemiskinan sumsel turun
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Hindari Kerumunan, Kapolres Muba Sarankan Petugas Bagikan Daging Qurban Langsung Ke Rumah-Rumah

Next

Bagikan 55 Sapi Kurban, Bupati Dodi Reza: Prioritaskan Daging Kurban Untuk Warga Isoman dan Kurang Mampu

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Gelagat Sumsel. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme