Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Gelagat Sumsel

Media Cyber

Gelagat Sumsel

Media Cyber

  • HOME
  • Sumsel
    • BANYUASIN
    • Palembang
    • Ogan Ilir
    • Ogan Komering Ilir
    • OKUS
    • OKU
    • Muara Enim
    • MUBA
    • Lahat
    • PRABUMULIH
    • Pali
    • PAGARALAM
    • Empat Lawang
    • OKUT
  • Nasional
  • Internasional
  • Kriminal
  • Video
  • ADVETORIAL
  • HOME
  • Sumsel
    • BANYUASIN
    • Palembang
    • Ogan Ilir
    • Ogan Komering Ilir
    • OKUS
    • OKU
    • Muara Enim
    • MUBA
    • Lahat
    • PRABUMULIH
    • Pali
    • PAGARALAM
    • Empat Lawang
    • OKUT
  • Nasional
  • Internasional
  • Kriminal
  • Video
  • ADVETORIAL
Subscribe
Close

Search

MUBA

Bupati Dodi Reza: Pengolahan Kelapa Sawit Menjadi Bensin di Muba Bentuk Komitmen  Mendorong EBT

By admin
5:25 - 02/08/2021 2 Min Read
0
SEKAYU – Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) eksis sebagai daerah di Indonesia yang menginisiasi Energi Baru Terbarukan (EBT). Kabupaten  yang  mengelola kelapa sawit menjadi bensin ini terus menyedot perhatian banyak pihak.
Kali ini Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA sebagai Ketua Bidang Energi Dan Sumber Daya Mineral (SDM) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), didapuk narasumber Seminar Nasional, “Peranan Seluruh Elemen Bergotong Royong Menuju Energi Berkeadilan di Masa Pandemi COVID-19” yang dilaksanakan secarabirtual, Senin (2/8/2021).
Bupati Dodi menyampaikan, bahwa ketergantungan terhadap potensi energi fosil tidak bisa menjamin keberlangsungan di masa mendatang, oleh karena itu EBT secara nasional sedang digencarkan untuk mewujudkan percepatan kemandirian energi negeri.
“Peran pemerintah daerah sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2016 Bidang Energi adalah urusan pilihan dan hanya pemanfaatan panas bumi di wilayah. Yang menjadi mandat pemerintah, area eksplorasi dan eksploitasi, perizinan dan tata ruang, partisipasi di hulu dengan PI 10%. Dampak keterbatasan kewenangan, gerak langkah yang terbatas dalam pengembangan program dan kegiatan, mempengaruhi penyusunan Rencana Umum Energi Daerah (RUED), dan berkurangnya peran daerah dalam capaian target terbarukan energi nasional,”paparnya.
Dodi yang juga Ketua Wakil Ketua Bidang Hubal dan Pengelolaan Migas Daerah menyebutkan, Muba akan terus maksimal dalam realisasi EBT. Biofuel atau pengolahan kelapa sawit menjadi bensin di Muba ini adalah bagian dari komitmen  mendorong energi baru terbarukan (EBT) berdasarkan potensi daerah, dan Muba sudah melaksanakan ini sejak tiga tahun yang lalu.
Lanjut Dodi, EBT ini merupakan isu seksi di dunia, terlebih berkaitan dengan kedaulatan kelapa sawit di Indonesia serta menangkis serangan kelapa sawit Indonesia yang  diembargo negara luar.
Dikatakan Dodi, sejak 2017 pihaknya telah merintis implementasi visi EBT yang dimulai dengan program pilot project replanting atau peremajaan kelapa sawit. “Ini program pertama di Indonesia yang diresmikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo,” terangnya.
Kemudian, Dodi Reza yang juga Ketua Umum Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) Indonesia ini berharap, EBT harus dimasukkan dalam proyek strategis nasional.
Kepala daerah inovatif ini juga menjelaskan, peluang kolaborasi multipihak di EBT ini sangat luas, termasuk misalnya kolaborasi dengan Dewan Energi Mahasiswa Indonesia, untuk mengendorse bahwa banyak sekali potensi EBT di negeri ini yang bisa diangkat, dan bisa menjadi inovasi-inovasi baru di setiap daerah dalam EBT.
Lanjutnya, bagaimana kewenangannya, bisa melalui BUMD dan kebijakan lainnya, sehingga kedepan di harapkan setiap daerah menjadi champion masing-masing EBT sesuai dengan kondisi daerah tersebut.
Ada local champion, dan bicara tentang kompetitif advantage setiap daerah berbeda, ada panas bumi yang besar seperti di Muara Enim karena dekat daerah pegunungan, champion nya energi panas bumi, kemudian di Muba karena banyaknya perkebunan yang di suport pemerintah sehingga menghasilkan EBT dari bensin sawit berupa biofuel, dan di Sulawesi potensi tenaga surya, sehingga setiap daerah punya local champion. Intinya seluruh kepala daerah yang tergabung dalam APKASI yang di daerah-daerahnya mempunyai potensi energi fosil maupun EBT berupaya supaya menjaga lingkungannya agar tidak terkontaminasi oleh kegiatan-kegiatan yang mengeksplor energi di daerah dan mengupayakan energi yang berkeadilan untuk negeri ini,”pungkasnya.(Firman)

Tags:

#Kelapa sawit jadi bensin komitmen muba dorong EBT
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Desa Pandan Enim Tanjung Agung Wakili Sumsel Ajang Perpustakan Tingkat Nasional

Next

Peringatan HUT RI ke 76 di Muba Masih Seperti Tahun Kemarin

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Gelagat Sumsel. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme