PALEMBANG – Upaya Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam mendorong perkembangan pembangunan kemandirian farmasi dan kesehatan khususnya dalam menekan angka stunting di Sumsel terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Salah satu dukungan tersebut datang dari Dexa Group.

Gubernur Herman Deru pun mengapresiasi dukungan tersebut. Dimana, dia meyakini hal itu akan semakin mendorong turunnya angka stunting di Sumsel.

“Sumsel ini merupakan provinsi terbaik dalam menurunkan angka stunting sebesar 6,2 persen,” kata Herman Deru saat menggelar pertemuan dengan Pimpinan Dexa Medica Group di ruang tamu Gubernur Sumsel, Jum’at (23/6).

Awalnya, angka stunting Sumsel sendiri diketahui sebesar 24,8 persen. Dengan terjadinya penurunan tersebut, angka stunting di Sumsel menjadi 18,6 persen.

BACA JUGA  Pemprov Salurkan Ribuan Paket Sembako dari Kemenkumham RI ke Warga Sumsel

“Stunting ini turun sangat signifikan bahkan melampaui nasional. Capaian itu patut kita tingkatkan,” terangnya.

Dia menyebut, berbagai langkah terus masif dilakukan agar angka stunting tersebut dapat terus ditekan. Salah satunya dengan mengaktifasikan kembali posyandu di seluruh Sumsel.

“Selama ini untuk mengatasi stunting, yang kita sentuh adalah anaknya. Namun hal itu rupanya kurang tepat. Sebenarnya, yang harusnya dilakukan adalah mencegahnya sejak pra nikah dengan menjaga pola makan dengan makanan bergizi,” paparnya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT Dexa Medica Gunawan Lukman mengatakan, untuk mendukung hal itu pihaknya dalam waktu dekat akan menggelar kegiatan program pencegahan stunting yang bekerjasama dengan BKKBN.

“Kita mengumpulkan 1000 bidan yang praktek secara mandiri. Ini akan jadi sarana diskusi dan literasi untuk mengintervensi stunting di Sumsel,” katanya.

BACA JUGA  Disambut Cuaca Panas Ekstrem, Diungsikan di Hari ke 9 dan Dihibur K-Pop. Ini Cerita Muri Peserta Jambore Pramuka Internasional Korea Asal Muba

Hadir dalam pertemuan itu, Direktur Corporate Affair Dexa Group Tarcisius Randy, Head Of Site Operations Dexa Medica Wim Prihandono, Manager Dharma Dexa Group Meteus Ramidi dan Bangun Mugiarto.*

Artikulli paraprakFestival Sriwijaya Torehkan Sejarah  Masuk Agenda Kharisma Event Nusantara 2023
Artikulli tjetërPuluhan TKK Muba Ikuti Pembekalan dan Fasilitasi Uji Sertifikasi Kompetensi 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini