PALEMBANG – Gubernur Sumsel H Herman Deru menyambut baik langkah pengurus Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan Indonesia (FP2TPKI) Universitas Sriwijaya (Unsri) yang akan menggelar pertemuan FP2TPKI di Palembang.

Dimana selain akan membahas persoalan internal FP2TPKI, pertemuan yang digelar secara nasional itu juga menjadi ajang meperkenalkan Sumsel sebagai lumbung pangan khususnya di sektor perikanan dan kelautan.

“Secara prinsip kita sangat mendukung kegiatan itu. Apalagi, kita sebagai tuan rumah. Sehingga ini dapat menjadi ajang tukar pikiran dalam mengatasi persoalan perikanan dan kelautan di Sumsel ini sekaligus meningkatkan potensi perikanan di Sumsel,” kata Herman Deru saat menerima FP2TPKI Unsri di ruang tamu Gubernur, Senin (27/2).

BACA JUGA  Hadiri Wayangan di Tanjung Lago, Herman Deru Ajak Warga  Sukseskan  GSMP

Dia menuturkan, pertemuan itu juga dapat berdampak baik bagi keberlangsungan perikanan di Sumsel.

“Kita ketahui, saat ini beberapa spesies ikan yang ada di Sumsel sudah sangat jarang ditemui. Dengan adanya pertemuan itu, tentu nantinya akan ada masukan sehingga dapat menjadi acuan dalam menjaga ekosistem perikanan di Sumsel ini,” tuturnya.

Dalam audiensi itu, Gubernur Herman Deru dan FP2TPKI Unsri juga membahas soal pemberdayaan pulau Maspari yang ada di Kabupaten OKI. Menurutnya, pulau Maspari memiliki potensi besar bagi perekonomian masyarakat.

“Potensi pulau Maspari ini sangat besar bagi keberlangsungan masyarakat. Karena itu, hingga saat ini kita terus berupaya memberdayagunakan pulau tersebut,” bebernya.

Diketahui, pertemuan FP2TPKI akan digelar dalam waktu dekat dan akan dihadiri sejumlah perwakilan dari perguruan tinggi negeri maupun swasta di tanah air yang tergabung dalam FP2TPKI.

BACA JUGA  Wagub Mawardi Yahya: Pembratasan Narkoba Dibutuhkan Peran Masyarakat dan Keluarga

“Ada 106 anggota perguruan tinggi negeri maupun swasta yang akan hadir. Biasanya, setiap perguruan tinggi diwakilkan tiga orang,” kata Dekan Fakultas Pertanian Unsri Prof. Dr. Ir. A Muslim.

Dimana, Sumsel tepatnya Kota Palembang ditunjuk sebagai tuan rumah pertemuan ke satu di tahun 2023 ini.

“Pertemuan ini dilakukan 2 kali dalam setahun. Kita ditunjuk sebagai tuan rumah pada pertemuan pertama ini,” tuturnya.

Menurutnya, pertemuan ini akan menjadi sarana yang baik dalam mendongkrak potensi perikanan di Sumsel.

“Melalui pertemuan ini kita akan memaparkan terkait potensi Sumsel di sektor perikanan. Bahkan kita juga akan melakukan kegiatan penebaran ikan di embung yang ada di Unsri Indralaya. Mudah-mudahan ini menjadi langkah yang baik dalam mendongkrak potensi perikanan dan kelautan didaerah ini,” pungkasnya.**

BACA JUGA  Meski Pemerintah Pusat Longgarkan Operasi Transportasi Umum, Gugus Tugas Sumsel Tetap Komit Perketat Akses Masuk Sumsel
Artikulli paraprakWarga Tebat Agung Soroti Dugaan Ketidak Transparan Dalam Rekrutmen Tenaga Kerja Oleh Perusahaan Sub Kontraktor PHR Zona 4 Limau Field
Artikulli tjetërGubernur Herman Deru Bagi Trik Jitu Pengembangan Potensi Diri Kepada Kaum Milenial  

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini