Skip to content
Gelagat Sumsel

Media Cyber

Gelagat Sumsel

Media Cyber

  • HOME
  • Sumsel
    • BANYUASIN
    • Palembang
    • Ogan Ilir
    • Ogan Komering Ilir
    • OKUS
    • OKU
    • Muara Enim
    • MUBA
    • Lahat
    • PRABUMULIH
    • Pali
    • PAGARALAM
    • Empat Lawang
    • OKUT
  • Nasional
  • Internasional
  • Kriminal
  • Video
  • ADVETORIAL
  • HOME
  • Sumsel
    • BANYUASIN
    • Palembang
    • Ogan Ilir
    • Ogan Komering Ilir
    • OKUS
    • OKU
    • Muara Enim
    • MUBA
    • Lahat
    • PRABUMULIH
    • Pali
    • PAGARALAM
    • Empat Lawang
    • OKUT
  • Nasional
  • Internasional
  • Kriminal
  • Video
  • ADVETORIAL
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Muara Enim

Festival Sriwijaya 2026, Muara Enim Tampilkan Drama Legenda Raden Bege

By admin
6:37 - 19/05/2026 2 Min Read
0

PALEMBANG— Festival Sriwijaya ke-34 Tahun 2026 yang digelar Jumat (15/5) di Dekranasda Prov. Sumsel Jakabaring Palembang menjadi panggung yang sarat makna.

Sanggar Ribang Kabupaten Muara Enim menampilkan drama tari tentang Raden Bege tokoh sakti yang dikenal sebagai Puyang Pekik Nyaring.

Dengan gerak tari yang anggun, musik tradisi yang mengalun, serta alur cerita yang menyentuh, penonton seakan diajak menelusuri kembali kejayaan masa lalu di tepian Sungai Lematang hingga Musi.

Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., yang hadir bersama Ketua TP. PKK Hj. Heni Pertiwi Edison, S.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas penampilan tersebut.

Menurutnya, antusiasme penonton menjadi bukti bahwa seni tradisi masih memiliki daya tarik kuat dan mampu menyatukan masyarakat lintas generasi.

Bupati menegaskan kisah Raden Bege bukan sekadar legenda, melainkan simbol kearifan lokal yang patut dikenali dan dilestarikan. Ia menilai, melalui seni pertunjukan, masyarakat dapat kembali merasakan nilai sejarah dan budaya yang diwariskan leluhur.

Untuk itu, Bupati mengajak generasi muda agar lebih mencintai budaya asli daerah. Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati turut menyerahkan uang pembinaan kepada Sanggar Ribang. Ia menyampaikan dukungan ini adalah wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kreativitas seniman sekaligus menjaga keberlanjutan seni tradisi di Bumi Serasan Sekundang.

Selain menyaksikan pertunjukan, Bupati menyempatkan diri meninjau anjungan rumah adat Muara Enim di kawasan Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan.

Ia menilai keberadaan anjungan tersebut sebagai etalase penting untuk memperkenalkan keunikan dan kekhasan bangunan tradisional Muara Enim khususnya kepada masyarakat luas.

Melalui momentum Festival Sriwijaya ke-34, Bupati berharap semakin banyak cerita rakyat dan seni tradisi dari Muara Enim yang dapat diangkat ke panggung nasional. Dengan begitu, budaya daerah tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga menjadi bagian dari kebanggaan nusantara.

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Sumur LBK-030 di Lembak Muara Enim Berpotensi Produksi 3.073 BOPD, Energi Baru dari PEP Zona 4

Next

Perkuat Ketahanan Pangan, Wawako Franky Tandai Tanam Padi Bersama Poktan Rimbe Perupok Payuputat

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Gelagat Sumsel. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme