Skip to content
Gelagat Sumsel

Media Cyber

Gelagat Sumsel

Media Cyber

  • HOME
  • Sumsel
    • BANYUASIN
    • Palembang
    • Ogan Ilir
    • Ogan Komering Ilir
    • OKUS
    • OKU
    • Muara Enim
    • MUBA
    • Lahat
    • PRABUMULIH
    • Pali
    • PAGARALAM
    • Empat Lawang
    • OKUT
  • Nasional
  • Internasional
  • Kriminal
  • Video
  • ADVETORIAL
  • HOME
  • Sumsel
    • BANYUASIN
    • Palembang
    • Ogan Ilir
    • Ogan Komering Ilir
    • OKUS
    • OKU
    • Muara Enim
    • MUBA
    • Lahat
    • PRABUMULIH
    • Pali
    • PAGARALAM
    • Empat Lawang
    • OKUT
  • Nasional
  • Internasional
  • Kriminal
  • Video
  • ADVETORIAL
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Sumsel

Gubernur Herman Deru Ajak Anak Muda Untuk Bangga dan Cinta Profesi Petani

By admin
10:58 - 25/04/2021 2 Min Read
0

PALEMBANG – Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumel), H Herman Deru mengajak masyarakat hingga anak muda untuk cinta dan bangga terhadap profesi petani. Menurutnya, salah satu profesi yang tidak ikut terdampak pandemi Covid-19 adalah profesi sebagai petani.

“Saat ini jurusan pertanian di kampus-kampus mulai sepi peminat, ini menandakan jika ketertarikan anak muda ke profesi ini mulai berkurang,” ucapnya saat menghadiri Festival Panti Asuhan yang digelar Pandu Tani Indonesia (Patani) Sumsel di OPI Mall, Jakabaring, Minggu (25/4/21).

Dijelaskannya, profesi petani seakan-akan menjadi profesi pilihan terakhir bagi mayarakat. Sehingga dianggap menjadi profesi yang tidak begitu diperhitungkan kendati cukup menjanjikan.

“Patani telah melakukan gerakan sosial yang baik dengan memperhatikan para anak panti asuhan. Ini patut ditiru sebagai bentuk tangungjawab sosial,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Herman Deru juga mengajak Patani untuk ikut membangun ekonomi masyarakat dengan memaksimalkan hasil panen petani yang kemudian diolah agar menghasilkan keuntungan lebih besar.

“Harus ada fokus pada komoditas pertanian tertentu. Mulai yang tidak menarik bagi orang, menjadi sumber penghasilan yang besar. Misalkan olahan singkong ataupun petai,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Utama Patani, Sarjan Tahir mengatakan, festival panti asuhan tersebut merupakan yang ke 22 kali. Festival tersebut dilakukan secara rutin setiap tahunnya, termasuk di Sumsel.

“Kita lakukan berbagai rangkaian kegiatan, seperti lomba hingga Patani Award. Tentu dengan menerapkan protokol kesehatan ketat,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatah ini dilakukan dalam rangka memberikan semangat kepada anak panti asuhan dalam mewujudkan cita-cita yang diimpikan.

“Mereka juga memiliki mimpi, baik ingin menjadi gubernur hingga presiden seperti kita,” terangnya.

Melalui Patani, pihaknya juga terus berkometmen memberikan kontribusi bagi Sumsel, terutama dalam merajut potensi yang ada di daerah.***

Tags:

#anak muda#profesi petani
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Update COVID-19 Muba: Nihil Positif

Next

Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas, Ini Yang Dilakukan PTBA

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Gelagat Sumsel. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme