PALEMBANG – Mengisi akhir pekannya Sabtu (13/5) siang, Gubernur Sumsel menghadiri acara Temu Kangen Alumni SMA Negeri 3 Palembang Angkatan Tahun 1985 (Delamo) di Kebun Gede, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang.

Kedatangan Gubernur Herman Deru itupun disambut antusias oleh teman-teman seangkatannya semasa SMA. Ia bahkan menjadi sasaran peserta reuni yang rebutan untuk berswa foto.

Saat menyampaikan sambutan, Gubernur Herman Deru berharap suasana bahagia tersebut akan mengilhami semua untuk terus berkarya dan berkarya demi memajukan Sumatera Selatan.

Moment ini diharapkannya menjadi waktu yang pas untuk merajut silaturahmi yang mulai kendor.

” Saya atas nama pribadi dan keluarga juga sebagai Gubernur Sumatera Selatan mengucapkan selamat melepas rindu kepada kita semua setelah sekian lama tidak berjumpa, semoga dengan niat dan hati yang ikhlas kita akan terus melaksanakan pembangunan di Sumatera Selatan menuju terwujudnya masyarakat Sumatera Selatan dengan tingkat kesejahteraan yang lebih baik di masa yang akan datang,” ujarnya.

BACA JUGA  Indeks Pembangunan Literasi Sumsel Lampaui Target Nasional  

Iapun mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan reuni.

“Saya berharap Acara Temu Kangen Alumni SMA Negeri 3 Palembang Tahun 1985 (DELAMO), akan dapat menjadi wadah bersama untuk memberikan konstribusi pemikiran, gagasan bahkan finansial untuk memajukan SMA Negeri 3 Palembang di masa yang akan datang,” ujarnya sembari mengenang masa-masa indah di sekolahnya.

Lebih jauh dikatakannya, sebagaimana diketahui bahwa pendidikan merupakan instrumen penting dan strategis dalam pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia. Negara dan masyarakat mempunyai kewajiban memberikan pendidikan terhadap warga negaranya sebagaimana yang telah ditentukan dalam undang-undang.

Negara tidak boleh membeda-bedakan antar warga negaranya untuk mendapatkan pendidikan. Semua warga negara berhak memperoleh fasilitas pendidikan dari negara tanpa mengurangi kebebasan individu sebagai anggota masyarakat. Untuk itu, maka tujuan pendidikan bukanlah suatu dogma yang tidak berubah akan tetapi merupakan suatu patokan yang terus berubah dan terus bergerak untuk memerdekakan warganya.

BACA JUGA  Presiden Jokowi Sebut Harga Bahan Pokok di Sumsel Stabil dan Inflasi Terkendali

Pendidikan merupakan sarana investasi sumber daya manusia jangka panjang. Indikasinya dapat saudara- saudara rasakan hari ini. Saudara-saudara dapat bertemu, bertatap muka dan bernostagia.

” Lebih dari itu Saudara dapat merasakan betapa berartinya pendidikan, kasih sayang dan dukungan guru-guru, beberapa tahun silam. Artinya bahwa harus diakui, pendidikan dalam berbagai aspek kehidupan sangat berarti dalam perjalanan hidup seseorang. Oleh karena itu, pertemuan seperti ini tidak hanya sebatas kangen-kangenan, akan tetapi harus dimaknai bahwa pendidikan penting artinya bagi pembentukan kepribadian, pembinaan mental, pembinaan kecerdasan sosial dan emosional,” paparnya.

Sementara itu Ketua Panitia Acara, mengajak semua peserta bersyukur karena masih diberikan kesempatan untuk kembali berkumpul setelah sama-sama menempuh pendidikan SMA puluhan tahun silam.

BACA JUGA  Tuan Rumah, Suporter Sriwijaya FC Siap Sukseskan Perhelatan FIFA World Cup U20 di Palembang

Iapun berharap pada agenda ini para peserta dapat berbaur bersama tanpa sekat jabatan dan lainnya.

” Kita ingin pertemanan ini berlanjut dalam suka maupun duka. Bahkan dapat membantu mereka yang membutuhkan tak ubahnya keluarga,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan juga penyerahan cinderamata untuk para guru-guru SMA Negeri 3 Palembang dan penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim.*

Artikulli paraprakPemkab Muba Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Kelurahan Sungai Lilin
Artikulli tjetërCuri Sepeda Motor Di Parkiran Pasar, Asnawi Ditangkap dan Diserahkan Warga ke Polsek Babat Toman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini