Skip to content
Gelagat Sumsel

Media Cyber

Gelagat Sumsel

Media Cyber

  • HOME
  • Sumsel
    • BANYUASIN
    • Palembang
    • Ogan Ilir
    • Ogan Komering Ilir
    • OKUS
    • OKU
    • Muara Enim
    • MUBA
    • Lahat
    • PRABUMULIH
    • Pali
    • PAGARALAM
    • Empat Lawang
    • OKUT
  • Nasional
  • Internasional
  • Kriminal
  • Video
  • ADVETORIAL
  • HOME
  • Sumsel
    • BANYUASIN
    • Palembang
    • Ogan Ilir
    • Ogan Komering Ilir
    • OKUS
    • OKU
    • Muara Enim
    • MUBA
    • Lahat
    • PRABUMULIH
    • Pali
    • PAGARALAM
    • Empat Lawang
    • OKUT
  • Nasional
  • Internasional
  • Kriminal
  • Video
  • ADVETORIAL
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Sumsel

Herman Deru Bersama Istri Sampaikan Data Regsosek Perdana pada Petugas BPS Sumsel, Himbau Masyarakat Menyampaikan Data Dengan Valid Dan Jujur,

By admin
12:44 - 16/10/2022 2 Min Read
0
PALEMBANG- Badan Pusat Statistik (BPS) pada tanggal 15 Oktober- 14 November 2022 mulai melaksanakan Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) di seluruh provinsi di Indonesia tak terkecuali Sumsel. Regsosek di Sumsel ini ditandai dengan pendataan awal pada orang nomor satu di Sumsel yakni Gubernur Sumsel H. Herman Deru.
Pendataan Regsosek untuk Gubernur Herman Deru tersebut dilakukan di Griya Agung pada Sabtu (15/10) malam. Regsosek ini dilakukan langsung Kepala BPS Sumsel Dr. Ir. Zulkipli, M.Si bersama sejumlah jajarannya.
Saat menerima petugas pendataan, Gubernur Sumsel H. Herman Deru tampak didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Feby Deru. Pendataan secara garis besar berjalan lancar dan singkat.
Usai pendataan Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan bahwa Regsosek ini penting karena akan mendeteksi data dengan akurat.
Oleh sebab itu, dalam pelaksanaanya dibutuhkan informasi faktual dari masyarakat yang didata. Dengan data yang akurat ini nantinya pemerintah lebih mudah menentukan langkah kebijakan termasuk pemberian bantuan.
“Ini momentum. Inilah saatnya kita perbaiki data. Saya himbau masyarakat untuk menyampaikan data sesuai dengan pertanyaan yang disampaikan petugas dengan valid dan jujur,” jelas Herman Deru.
Dalam kesempatan itu Iapun mengajak para Bupati, Walikota dan unsur pimpinan mengajak masyarakat untuk menyambut pendataan ini dengan sebaik-baiknya.
Kepada sekitar 13.000 petugas Regsosek yang akan menjalankan tugasnya, IapunĀ  berpesan agar betul-betul mampu melakukan pendekatan kepada masyarakat sehingga mendapatkan informasi semaksimal mungkin dari maayarakat.
” Adik-adik ini tentu punya tantangan tersendiri untuk mencari informasi pada masyarakat yang didata. Terutama mengenai penghasilan dan keuangan,” paparnya.
Dalam kesempatan pendataan itu tampak sejumlah pertanyaan diberikan petugas kepada Gubernur Herman Deru. Seperti data kelengkapan jumlah tanggungan dalam Kartu Keluarga, kartu identitas, hingga riwayat pendidikan dan jenis usaha yang dimiliki.
Seperti diketahui Sumatera Selatan menjadi Provinsi pertama yang mengadakan Rapat Koordinasi Regsosek di Indonesia yang digelar di Hotel Novotel Palembang pada Senin (12/9/2022).
Hal ini menjadi bukti komitmen Pemprov Sumsel untuk mendukung upaya perbaikan pendataan Sosial Ekonomi di Sumsel, yang kemudian akan diimplementasikan dengan gerakan nyata.
Adapun Pendataan Regsosek sendiri merupakan pengumpulan data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan.
Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) adalah upaya pemerintah untuk membangun data kependudukan tunggal, atau satu data. Dengan menggunakan data tunggal, pemerintah dapat melaksanakan berbagai programnya secara terintegrasi, tidak tumpang tindih, dan lebih efisien.
Data Regsosek dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas berbagai layanan pemerintah seperti pendidikan, bantuan sosial, kesehatan, hingga administrasi kependudukan.
Sementara itu Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Zulkipli mengatakanĀ  menerjunkan ribuan petugas untuk melakukan pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022.
Petugas yang berjumlah sekitar 13 ribuan orang tersebut akan mendatangi rumah-rumah warga untuk melakukan sensus penduduk yang dimulai pada 15 Oktober hingga 14 November 2022 nanti.
Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk mengumpulkan semua data yang nantinya akan dijadikan data berbasis terpadu sebagai data perlindungan sosial di Indonesia.
Zulkipli pun mengimbau masyarakat dapat menerima dan menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh para petugas dengan jujur.
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Wakili Sumsel II Ke Tingkat Nasional, Pj Bupati Apriyadi Ajak Warga Muba dan Sumsel Dukung Soraya Angelina

Next

Muba Berjaya di Kota Kelahiran Presiden Jokowi, Raih Stand Terbaik Pada Solo Leading Industri and Tourism Expo

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Gelagat Sumsel. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme