Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Gelagat Sumsel

Media Cyber

Gelagat Sumsel

Media Cyber

  • HOME
  • Sumsel
    • BANYUASIN
    • Palembang
    • Ogan Ilir
    • Ogan Komering Ilir
    • OKUS
    • OKU
    • Muara Enim
    • MUBA
    • Lahat
    • PRABUMULIH
    • Pali
    • PAGARALAM
    • Empat Lawang
    • OKUT
  • Nasional
  • Internasional
  • Kriminal
  • Video
  • ADVETORIAL
  • HOME
  • Sumsel
    • BANYUASIN
    • Palembang
    • Ogan Ilir
    • Ogan Komering Ilir
    • OKUS
    • OKU
    • Muara Enim
    • MUBA
    • Lahat
    • PRABUMULIH
    • Pali
    • PAGARALAM
    • Empat Lawang
    • OKUT
  • Nasional
  • Internasional
  • Kriminal
  • Video
  • ADVETORIAL
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
PRABUMULIH

Ikuti Ajang 21st AYIMUN, Shakyna Putri Wawako Prabumulih ini Berperan Sebagai Delegasi Mesir

By admin
8:45 - 29/06/2026 2 Min Read
0

Prabumulih – Shakyna Azka Anindya, putri kedua Wakil Wali Kota Prabumulih Franky Nasril, mengikuti ajang 21st Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) yang berlangsung di Bangkok, Thailand, pada 26-29 Juni 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Shakyna dipercaya berperan sebagai Delegasi Mesir (Egypt) pada simulasi sidang World Health Organization (WHO) Council.

Mengusung tema “Safeguarding Indigenous Knowledge of Traditional Medicine while Ensuring Scientific Validation,” Shakyna menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya menjaga pengetahuan tradisional di bidang pengobatan dengan tetap mengedepankan pembuktian ilmiah.

Dalam pidatonya, ia menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi pengobatan tradisional, mulai dari ancaman hilangnya warisan budaya, praktik biopiracy, komersialisasi tanpa izin, hingga perlunya validasi ilmiah guna menjamin keamanan dan efektivitas bagi masyarakat.

Menurut Shakyna, masa depan pengobatan tradisional bukanlah memilih antara tradisi atau sains, melainkan bagaimana keduanya dapat berjalan berdampingan untuk menciptakan sistem kesehatan yang menghormati nilai budaya (culturally respectful) sekaligus memiliki dasar ilmiah yang kuat (scientifically reliable).

Video penampilannya memperlihatkan Shakyna menyampaikan pidato sepenuhnya dalam bahasa Inggris dengan gaya diplomatik khas sidang Model United Nations.

la juga mengikuti tata cara persidangan secara formal, termasuk saat menutup pidatonya dengan kalimat, “The delegate of Egypt would like to yield the time to the chair,” sebagai bentuk penyerahan sisa waktu kepada pimpinan sidang.

Melalui unggahan di media sosialnya, Shakyna mengaku merasa terhormat dapat dipercaya menjadi Delegasi Mesir pada WHO Council dalam AYIMUN ke-21.

la menyebut forum tersebut memberikan pengalaman yang sangat berharga dalam memperluas wawasan mengenai diplomasi internasional.

“AYIMUN 21st memberikan pengalaman yang luar biasa. Tidak hanya belajar mengenai diplomasi, tetapi juga bagaimana membangun kolaborasi, melakukan negosiasi, menyampaikan pendapat melalui public speaking, berpikir kritis dalam mencari solusi, hingga berani berdebat bersama delegasi dari berbagai negara,” ungkapnya.

Shakyna juga menyampaikan bahwa setiap diskusi, tantangan, dan pengalaman selama mengikuti konferensi telah membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih percaya diri.

la berharap pengalaman tersebut dapat menginspirasi generasi muda untuk terus berprestasi, memperluas wawasan global, dan berkontribusi dalam menciptakan solusi bagi berbagai tantangan dunia.

Selama mengikuti kegiatan di Bangkok, Shakyna turut didampingi oleh Nuning Mulya, istri Wakil Wali Kota Prabumulih, sebagai bentuk dukungan terhadap kiprah generasi muda di forum internasional.

Saat dikonfirmasi, Wakil Wali Kota Prabumulih Franky Nasril mengaku bangga atas kesempatan yang diperoleh putrinya mengikuti forum internasional tersebut.

Menurutnya, pengalaman itu menjadi bekal penting untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, berpikir kritis, kepemimpinan, serta diplomasi di tingkat global.

Franky berharap pengalaman yang diraih Shakyna tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga mampu menginspirasi generasi muda Kota Prabumulih agar terus belajar, berani bersaing, dan memanfaatkan setiap peluang untuk mengharumkan nama daerah serta Indonesia di kancah internasional.

“Semoga pengalaman ini menjadi langkah awal untuk terus berkarya, menginspirasi, dan membawa nama Indonesia serta Kota Prabumulih semakin dikenal di tingkat internasional,” ujar Franky.

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Herman Deru Apresiasi Revitalisasi Benteng Kuto Besak, Dorong Jadi Destinasi Wisata Sejarah Unggulan

Next

Casino

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Copyright 2026 — Gelagat Sumsel. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme