MUARA ENIM— Sebanyak 43.720 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Muara Enim dipastikan akan menikmati program Sembako Murah MEMBARA. Hal ini disampaikan Bupati Muara Enim H. Edison, S.H., M.Hum., saat membuka sosialisasi program tersebut di Aula Dinas PMD, Kamis (2/4).
Program sembako murah MEMBARA hadir sebagai langkah nyata pemerintah menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Program ini menyalurkan bahan pokok berupa beras, telur, minyak goreng, dan gula dengan harga terjangkau melalui subsidi pemerintah. Dengan sasaran puluhan ribu keluarga, program ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi warga sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.
Dalam arahannya, Bupati didampingi kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab. Muara Enim, Ir. Syamsiah, menekankan keberhasilan program bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah, perangkat desa, dan masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya memastikan data penerima manfaat sesuai kondisi riil di lapangan agar bantuan tepat sasaran. Sosialisasi diikuti oleh 246 kepala desa dan 10 lurah. Mereka diminta bertanggung jawab penuh dalam menyukseskan program, termasuk mengawasi proses distribusi agar tidak terjadi penyimpangan.
Bupati juga mendorong keterlibatan aktif pengurus BUMDes untuk mendukung transparansi dan kreativitas dalam pelaksanaan.
Lebih lanjut, Pemkab Muara Enim turut menghibahkan tanah seluas 3 hektare di Desa Penanggiran, Kecamatan Gunung Megang, kepada Perum Bulog. Lahan tersebut akan dimanfaatkan sebagai gudang bulog guna memperkuat ketersediaan stok sembako murah di daerah.
Menurut Bupati, langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan ekonomi bagi masyarakat. Ia menilai program sembako murah MEMBARA tidak hanya meringankan beban warga, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan lokal.



