PALI, — Untuk mengenang tujuh hari sekaligus mendoakan sang Ibunda almarhumah  Suhairo Binti Cik Oteh yang telah berpulang ke rahmatullah, kepala desa (Kades) Yusri Qolbi S,Kom menggelar tahlil dan doa bersama, Rabu (12/3/2025) dikediamannya di Desa Kota Baru, kecamatan Penukal Utara, kabuoaten PALI.

Dalam doa bersama ini selain dihadiri warga setempat, juga turut dihadiri pejabat  pemerintahan kabupaten PALI, kepala DPMD kabupaten PALI yang wakili Kabid Pemdes, Camat Penukal Utara, Kaposek Penukal Utara dan para kepala desa dalam kecamatan Penukal Utara.

Qolbi dalam ceramah singkatnya mengatakan bahwa kematian merupakan perpisahan antara ruh dengan raga. Kematian akan mengantarkan manusia ke kehidupan yang abadi. Kematian juga akan memusnahkan segala nikmat yang manusia peroleh dan nikmati selama di dunia.

“Tak ada lagi namanya pangkat jabatan, harta semuanya ditinggalkan. Ruh akan menghadap allah SWT hanya membawa amal kebaikan dan keburukan selama hidup di dunia,” ujar qolbi

“Kematian menjadi sebuah peristiwa yang sifatnya pasti. Pasti terjadi pada setiap manusia siapapun itu tanpa terkecuali,” ucap qolbi

Sebagaimana yang terdapat dalam firman Allah pada surat Al Ankabut ayat 57. “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.”kutipnya.(Jeksi)

Artikulli paraprakSambut Ramadhan dan Idul Fitri, PT TeL Distribusikan Bantuan 1.000 Paket Sembako Untuk Warga Sekitar Perusahaan
Artikulli tjetërKembali ke Kampung Halaman, Gerry Utama Siap Berkontribusi Nyata Untuk Muba

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini