MUBA- Pesta Demokrasi Pemilihan Umum telah usai masa pencoblosan, namun dalam proses dan hasilnya banyak ditemukan adanya indikasi kecurangan.

Hal tersebut disampaikan Arianto Ketua Lembaga Inteljen Pers Reformasi Republik Indonesia (LIPER -RI). Untuk itu ia meminta Bawaslu, Gakkumdu Kejaksaan maupun Kepolisian agar menindaklanjuti setiap laporan kecurangan pemilu dengan tegas.

Dikatakannya, proses dan hasil pemilu di Kabupaten Musi Banyuasin pihaknya banyak menerima laporan dari elemen masyarakat, atas ditemukannya indikasi kecurangan dalam proses pemungutan suara, rekap suara pada C1 Plano dan C1 hasil ditemukan banyaknya perubahan-perubahan angka, sehingga sangat dicurigai hasil perolehan suara yang ada pada masing masing Caleg Partai.

Menurut Arianto, di samping temuan perubahan angka-angka perolehan suara ditingkat PPS di beberapa TPS kelurahan desa dalam kecamatan Sekayu. Selain itu adanya mode cara tulisan yang sama ditemukan pada masing masing C1 Plano dan C1 Hasil masing masing TPS, padahal masing masing TPS itu orangnya berbeda beda, tetapi gaya model tulisannya sama atau mirip semua, tegasnya

BACA JUGA  Ramah Lingkungan, Bayung Lencir Gunakan Besek Bambu dan Pelepah Pinang Untuk Daging Kurban

Di tambahkan lagi oleh Penggiat Berani Jujur Hebat Muba Sumsel menindak lanjuti aksi damai yang disampaikan oleh Gabungan Sembilan (9) Partai Politik pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muba Senin (19/02/24) menuntut KPU Bawaslu Gakkumdu Muba untuk membuka kembali kotak suara didepan para perwakilan partai-partai demi Keadilan Pemilu.(Tim).

Artikulli paraprakCegah DBD, Pemkab Muba Luncurkan Gerakan Bersih Lingkungan
Artikulli tjetërBukit Asam Dukung Bakat Seni Anak-anak Lewat Lomba Mewarnai

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini