MUARA ENIM,  Jalan penghubung antara desa Dangku dan Siku Kecamatan Empat Petulai Dangku Kabupaten Muara Enim saat ini kondisinya sangat membahayakan pengguna jalan.

Jalan Kabupaten ini merupakan akses utama yang  digunakan sebagai jalur penghubung baik antar desa, kecamatan bahkan antar Kabupaten.

Diketahui sejak terjadi abrasi akibat aliran sungai lematang, beberapa bulan terakhir telah dilakukan upaya penanggulangan darurat oleh tim pemda dan pemdes.

Upaya yang dilakukan oleh pemda dan pemdes yaitu dengan membuat tanggul menggunakan kayu gelam kemudian di timbun untuk menahan gerusan air dari arus sungai lematang.

Namun, berdasarkan informasi dari warga setempat pagi ini kondisinya benar-benar sudah sangat membahayakan, bahkan tanggul yang dibuat juga sia-sia.

BACA JUGA  Nasrun Umar Puji Harmonisasi Kerukunan Umat Hindu dan Islam di Desa Air Talas Rambang Niru

Ketika dikonfirmasi, Alex Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim mengatakan bahwa dirinya baru mendapatkan informasi mengenai kondisi jalan tersebut.

“Baru dapat info, Akan dilakukan kegiatan di anggaran perubahan. Untuk penanganan darurat lewat BPBD”, terang Alex, Minggu (07/05).

Sementara itu Camat Empat Petulai Dangku Arman Sarijaya, SH juga mengatakan dirinya telah mendapat informasi tersebut.

“Iya kabarnya seperti itu, makanya akan di percepat pembuatan jalan baru, ini lagi proses”, kata Arman.

“Menurut info dari pak kades siku, untuk sementara jalan di tutup untuk kendaraan roda 4, motor masih bisa lewat, tapi harus hati-hati dan waspada”, tukasnya. (ril)

Artikulli paraprakAtlet Binaan PPLP-D Muba Sabet Juara Umum Kejurnas Motoprix Putaran 2 Regional A
Artikulli tjetërLKPD Tahun Anggaran 2022, Pemkab Muara Enim Raih Opini WTP Yang Ke 10 Kalinya Secara Berturut

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini