Skip to content
Gelagat Sumsel

Media Cyber

Gelagat Sumsel

Media Cyber

  • HOME
  • Sumsel
    • BANYUASIN
    • Palembang
    • Ogan Ilir
    • Ogan Komering Ilir
    • OKUS
    • OKU
    • Muara Enim
    • MUBA
    • Lahat
    • PRABUMULIH
    • Pali
    • PAGARALAM
    • Empat Lawang
    • OKUT
  • Nasional
  • Internasional
  • Kriminal
  • Video
  • ADVETORIAL
  • HOME
  • Sumsel
    • BANYUASIN
    • Palembang
    • Ogan Ilir
    • Ogan Komering Ilir
    • OKUS
    • OKU
    • Muara Enim
    • MUBA
    • Lahat
    • PRABUMULIH
    • Pali
    • PAGARALAM
    • Empat Lawang
    • OKUT
  • Nasional
  • Internasional
  • Kriminal
  • Video
  • ADVETORIAL
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Pali

Mengenal Seni Jaranan Setyo Budoyo, Eksis di PALI Ditengah Gempuran Modernisasi 

By admin
10:21 - 20/07/2026 1 Min Read
0

PALI, Seni Jaranan  Setyo budoyo ialah sebuah kesenian tradisonal Jawa yang menggunakan hewan tiruan kuda dari anyaman bambu yang saat ini dimainkan oleh Setyo Budoyo PALI.

Pertunjukan seni Jaranan Setyo budoyo  saat ini sedang menghibur masyarakat kelurahan talang ubi timur, tepat nya di RT 01RW 9 kelurahan talang ubi timur, saptu 18 juli 2026.

Jaranan yang menampilkan murni seni  jawa asli Setyo budoyo, yang ber alamat di jalan glof permai pendopo, membuat warga setempat terhibur, dalam kesenian kuda terbuat dari anyaman bambu.

yang terinspirasi semangat Pasukan wengker Ponorogo untuk memenangkan sebuah Sayembara yang identik dengan barongan berbentuk macan bermahkota merak.

Jaranan yang menampilkan seni dan kesurupan masuk dalam kesenian Reog Thek atau yang lebih dikenal dengan sebutan Jaranan Thek pada abad 15 yang terinspirasi dari Legenda Telaga Ngebel yang identik dengan barongan berbentuk  kuda,

Salah satu bentuk barongan pada Jaranan Thek Ponorogo memiliki gigi taring runcing

Kesenian Jaranan Setyo budoyo ini sangat ramai di kunjungi oleh penonton dalam kelurahan maupun dari luar kelurahan,

Seperti yang di katakan  warga setempat. sore ini kami merasa terhibur dengan ada nya seni jawa Budoyo ini  sehingga membuat kami semakin asik  untuk menyaksikan pergelaran Setyo budoyo,

cerita Reog Dadak Merak dalam berkesenian sehingga menimbulkan kekeliruan, seperti Barongan Naga yang seharusnya disebut Baruklinting justru disebut dengan Singo Barong, karakter dalam Reog. Tutup nya (Jeksi)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Next

Wujud Nyata Perda No 2 Tahun 2020, Enam Warga Ber KTP Muba Lulus Seleksi Menjadi Tenaga Pengajar

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Gelagat Sumsel. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme