PALI– Sejumlah pewarta di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menyesalkan sikap arogan terkesan menunjukan ketidak sukaan yang diperlihatkan salah satu staf oknum Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PALI ke pewarta saat hendak meliput kegiatan pertemuan Pembahasan Draft Hasil Evaluasi pengelolaan lingkungan hidup pada Rabu (06/09/2023) diikantor camat Talang Ubi

Oknum Staf DHL PALI tersebut terkesan menunjukan ketidak profesionalan dalam bekerja sebagai pelayanan masyarakat.

“Agek dulu pak, jangan mengisi absen, ada tidak undangan untuk media,” ujar Nopriadi salah satu wartawan media Online menirukan ucapan oknum Staf DHL tersebut.

Menurut Nopriadi, ucapan itu diucapkan oleh oknum staf DLH disaat beberapa wartawan akan masuk dan mengisi absen diruang pertemuan Kantor Kecamatan Talang Ubi, sebelum kegiatan dimulai.

BACA JUGA  RSUD Talang Ubi Launching Medical Check Up Eksekutif

Padahal menurutnya, kehadiran awak media dalam kegiatan yang diadakan oleh Dinas Lingkungan Hidup tersebut, berdasarkan pemberitahuan dari Dinas Kominfo PALI melalui group WhatsApp.

“Setelah itu saya menunjukkan bukti pemberitahuan berupa lembaran kertas yang dibagikan Dinas Kominfo, tapi teman oknum itu menimpali dengan nada tinggi, yang mempertanyakan lembaran tersebut tidak ada stempelnya, seolah olah pemberitahuan dari Kominfo itu tidak sah,” ujar Nopriadi.

Menanggapi hal itu, Kadin Lingkungan Hidup PALI Bakrin, SPd, melalui Kepala Bidang PP B3 Lingkungan Hidup Lihan Umar, ST, mengungkapkan bahwa oknum dimakdus mn merupakan pegawai baru di Dinas Lingkungan Hidup, sehingga hal dimaksud dimungkinkan hanya miskomunikasi.

“Mungkin ketidaktahuan oknum staf tersebut apa itu wartawan, padahal kegiatan seperti ini wajib dipublikasikan,” kata Lihan Umar kepada sejumlah wartawan.

BACA JUGA  Desa Ini Sisihkan Rp.25 Juta Dari Dana Desa Setiap Tahun Untuk Sektor Pendidikan Warganya

Karena menurut Lihan, oknum itu fokus pada undangan dari instansi yang berkaitan dengan kegiatan tersebut, sedangkan untuk media tidak ada dalam daftar undang

“Saya rasa staf itu cuma fokus pada undangan yang ada dalam daftar, makanya saya kira dia tidak faham dengan tugas wartawan, padahal media itu tidak perlu diundang, dan tanpa media kegiatan tidak akan diketahui oleh masyarakat,”belanya

Artikulli paraprakBaznas Muara Enim Gelar Pelatihan Bagi Para UMKM dan Pembinaan Bagi Para Mualaf
Artikulli tjetërMemohon Keberkahan dan Keselamatan, Pemkab Muba Gelar Dzikir dan Doa Bersama

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini