PRABUMULIH — Usai menerima kunjungan dan silaturahmi dari Rutan Kelas IIB Prabumulih terkait pembinaan kemandirian warga binaan melalui pelatihan dan pengembangan serat nanas, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Prabumulih langsung bergerak cepat.
Tak menunggu lama, jajaran pengurus KADIN Prabumulih menggelar rapat konsolidasi internal sebagai langkah awal pasca resmi dikukuhkan dan dilantik pada 27 Desember 2025 lalu.
Rapat tersebut menjadi sinyal kuat bahwa KADIN Prabumulih tak ingin sekadar seremonial, melainkan siap mengeksekusi program strategis yang berdampak langsung pada dunia usaha dan UMKM lokal.
Rapat dipimpin langsung Ketua KADIN Kota Prabumulih, Rudiansyah ST, dan dihadiri para Wakil Ketua Umum (WKU) lintas sektor. Tampak hadir WKU Pertanian dan Perkebunan Ronal Hutahea, WKU UMKM Agus Zaily didampingi King Senop dari Komisi Tetap UMKM, WKU Antar Lembaga Ir. Yogi Astrada ST MSi bersama Agung Pratama, WKU Pertambangan dan Energi M. Syelfian Dwi Putra ST, serta WKU Media dan Informasi Aris Handoko, beserta jajaran komite tetap lainnya. Bertempat di Sekretariat Kadin di jalan Nigata Kelurahan Anak Petai, Rabu (7/1/25)
Agenda rapat berlangsung hangat dan berorientasi masa depan dunia Usah sektor UMKN di Kota Prabumulih. Fokus utama diarahkan pada rencana produksi massal dan hilirisasi komoditas nanas, tidak hanya sebatas serat nanas, tetapi juga pengembangan buah nanas ke tahap ekspor serta produksi nanas kemasan kaleng untuk pasar lokal hingga global.
Langkah ini dinilai sebagai cikal bakal transformasi UMKM lokal agar naik kelas dan berdaya saing internasional.
Ketua KADIN Prabumulih, Rudiansyah ST, mengungkapkan bahwa peluang pasar sudah terbuka lebar, bahkan minat ekspor mulai datang dari luar negeri.
“Karena sudah ada beberapa permintaan ekspor buah nanas, baik dari dalam maupun luar negeri, termasuk dari Dubai. Kita juga membahas peningkatan produksi serat nanas agar bisa dikembangkan menjadi kapas atau fiber, serta produk nanas kemasan kaleng agar nilai ekonomisnya jauh lebih tinggi,” tegas Rudiansyah kepada awak media.
Tak hanya sektor nanas, rapat internal tersebut juga membahas penguatan sektor UMKM lainnya serta pemantapan program kerja KADIN Prabumulih sepanjang tahun ini antara lain Rencana KADIN Ekspo 2026 dan sertifikasi Peningkatan SDM. KADIN menargetkan sinergi lintas sektor sebagai kunci membuka lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Alhamdulillah, hari ini kita telah menggelar rapat konsolidasi internal. Semoga poin-poin hasil rapat ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh pengurus KADIN Kota Prabumulih untuk bergotong royong membangun dunia usaha dan memperluas lapangan kerja, di kota Prabumulih, ” pungkas Rudiansyah.
Dengan agenda yang konkret kedepan dan arah kebijakan yang jelas, KADIN Prabumulih menunjukkan komitnen menjadi motor penggerak ekonomi daerah.



