Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Gelagat Sumsel

Media Cyber

Gelagat Sumsel

Media Cyber

  • HOME
  • Sumsel
    • BANYUASIN
    • Palembang
    • Ogan Ilir
    • Ogan Komering Ilir
    • OKUS
    • OKU
    • Muara Enim
    • MUBA
    • Lahat
    • PRABUMULIH
    • Pali
    • PAGARALAM
    • Empat Lawang
    • OKUT
  • Nasional
  • Internasional
  • Kriminal
  • Video
  • ADVETORIAL
  • HOME
  • Sumsel
    • BANYUASIN
    • Palembang
    • Ogan Ilir
    • Ogan Komering Ilir
    • OKUS
    • OKU
    • Muara Enim
    • MUBA
    • Lahat
    • PRABUMULIH
    • Pali
    • PAGARALAM
    • Empat Lawang
    • OKUT
  • Nasional
  • Internasional
  • Kriminal
  • Video
  • ADVETORIAL
Subscribe
Close

Search

MUBA

Pengalihan Kwh Pascabayar ke Prabayar Oleh PTMEP Dikeluhkan, Pelangan: Biaya Listrik Menjadi Dua Kali Lipat

By admin
1:48 - 31/07/2021 1 Min Read
0
MUBA– Warga Desa Suka Maju kecamatan Plakat Tinggi kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengeluhkan beban biaya pemakaian listrik yang membekak setelah PT.Muba Electric Power (PT.MEP) melakukan migrasi Kwh dari Pascabayar ke Prabayar beberapa waktu lalu,
Alih-alih berharap ada keringanan biaya listrik pasca peralihan Kwh,  kenyataannya justru membuat warga semakin menjerit. Lantaran biaya lustri perbulan malah mengalami pembengkan dua kali lipat dari sebelum pengunaan Kwh prabayar.
“Sebelum diganti Kwh, saya cukup membayar pemakaian listrik rata-rata sekitar Rp 200 ribu per bulannya, semenjak digantinya ke kwh Prabayar biaya menjadi dua kali lipat menjadi sekitar Rp 450 ribu perbulan untuk token listrik,”ungkap LT seorang Warga Desa Sukamaju, LT kepada awak media, Jumat (30/7/2021)
“Kondisi ini sangat berat bagi kami,”timpalnya.
Untuk itu ua berharap kepada pihak terkait, agar PT.MEP kalau bisa diganti saja ke PT.PLN karena mereka nilai token melalui PT.MEP sangat mahal per bulannya.
Senada diucapkan MI (inisial) warga yang sama, dia mengatakan walaupun sudah dikurangi pemakaiannya tidak ada perubahan, justru malah membengkak pemakaian token listriknya.
“Sudah kami kurangi pemakaian listriknya tapi justru malah membengkak biaya penggunaan token, kami sebagai pelanggan PT.MEP merasa berat, kami ini rakyat kecil, blom lagi kebutuhan lain sangat berat, “keluhnya dengan nada kecewa.
Sementara Humas PT.PT.MEP Edi Kartison yang akrap dengan pangilan Titong saat dikonfirmasi melalui pesan whatssapnya tidak menjawab sampai berita ini diterbitkan.(Firman)

#PTMEP #Pelanganlistriptmep #pelanggankeluhanbebanlistri #peralihankwh #desasukamaju #kecamatanplakattinggi

Tags:

#PelanganPTMEPkeluhanbiayalistrik
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Sukseskan Program Sumsel Sejuta Bola, PTBA Bantu 488 Bola Kaki

Next

Demi Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid 19, Muba Siap Jika Kemungkinan PPKM Darurat Level IV Diperpanjang

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Gelagat Sumsel. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme