Muba, – Di bawah komando Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Sanga Desa Iptu Nirwan Haryadi S.H, di dampingi Kanit Intelkam Iptu Hutahaean, Kanit Reskrim Ipda Dohan Yoanda Prima, S.tr.K, beserta Anggota Reskrim, Kapospol Keban Aiptu Yuliansyah beserta Anggota Pospol Keban dan aparat pemerintah Desa Keban, Kecamatan Sanga Desa melakukan giat penertipan kegiatan Ilegal Refenary di wilayah hukum Polsek Sanga desa, Rabu tanggal 13 Maret 2024 mulai pukul 11.00 WIB sampai dengan jam 17:00 WIB.

Ada pun yang dilakukan dalam giat ini memberikan himbauan kepada masyarakat dalam wilayah hukum Polsek Sanga Desa terkait dengan aktivitas illegal refinery.

Giat ini dilaksanakan sesuai instruksi dari Kapolda Sumsel Irjen Pol. A. Rachmad Wibowo, S.I.K untuk memberikan himbawan kepada masyarakat yang melakukan kegiatan ilegal Refenary, menutup dan menghentikan kegiatan ilegal Refenary di wilayah hukum Polda Sumsel.

BACA JUGA  Dinsos dan BPBD Muba Sigap Bantu Warga Korban Kebakaran Di Desa Pandang Dulang

Rombongan giat yang di pimpin Lansung oleh Kapolsek Sanga Desa telah mendatangi 6 tempat masaan minyak / Penyulingan minyak tradisional. Adapun 6 pemilik dan 8 Tungku penyulingan yang telah dilakukan himbauan yaitu tempat masaan milik Amri yang mempunyai 2 tungku, Tempat masaan milik Candra ada 1 tungku, Tempat masaan milik Ependi ada 1 tungku, Tempat masaan Epri ada 1 tungku dan tempat masaan milik Agus ada 2 tungku. Sedangkan tempat masaan milik Canra ada satu tungku dilakukan pembongkaran mandiri.

Saat di bincangi di pospol Keban setelah usai melakukan giat, Kapolsek Sanga Desa, Iptu Nirwan Haryadi S.H mengatakan, giat ini akan terus dilakukan.

” Semua tempat masakan minyak yang ada di wilayah Kecamatan Sanga Desa akan kami datangi untuk memberikan himbauan dan melakukan penutupan secara mandiri,” tegasnya.

BACA JUGA  Apriyadi Dinobatkan Birokrat Peduli Pers Oleh PWI Sumsel

Karenanya pihaknya mengharapkan dukungan dari semua pihak agar tercipta rasa aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Sanga Desa dan Kabupaten Musi Banyuasin umumnya.

Salah seorang pemilik masakan minyak, Candra mengungkapkan ia bersedia melakukan pembongkaran sendiri terhadap tempat masakan minyaknya.

” Untuk tempat masaan minyak punyaku, aku bersedia melakukan pembongkaran secara mandiri,”ucapnya. (Firman)

Artikulli paraprakSafari Ramadhan Perdana ke Masjid  Al Mutaqin Desa Raja, Bupati Heri Amalindo Sumbang Pembangunan Masjid
Artikulli tjetërRaih Piala Adipura ke-15 Secara Berturut, Pemkab Muara Enim Gelar Pawai Arak-Arakan Keliling Kota

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini