MUBA.- Tidak sampai memakan waktu dua Minggu, Bontok (43) dan Mawi (36) pelaku pencurian yang berlanjut pada kasus pengeroyokan yang mengakibatkan korban dua orang meninggal dunia dan satu luka berat yang sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polsek Babat Supat, akhirnya berhasil diringkus oleh tim gabungan tim srigala sat Reskrim polres Muba dan unit Reskrim Polsek Babat Supat Minggu (02/07/2023) ditempat persembunyiannya di kabupaten Mesuji Lampung.

Diketahui kejadian berawal pada Rabu (21/06/2023) sekira pukul 15.00 wib di kebun sawit milik H. Tahang di dusun V Village 8 Desa Babat Banyuasin kecamatan Babat Supat telah terjadi peristiwa pengeroyokan yang mengakibatkan korban dua orang atas nama Awaludin (45) dan Andre Saputra (30) meninggal dunia ditempat kejadian, dan satu korban lainnya atas nama Musmulyadi (30) menderita luka bacok dibagian kepala, karena memergoki pelaku pencurian buah kelapa sawit.

BACA JUGA  Antusias Warga Bayung Lencir Untuk Divaksin Sangat Tinggi, Camat M Imron: Senin Akan Ditambah Lagi 500 Vaksin

Berselang dua jam setelah kejadian, Polsek Babat Supat berhasil meringkus satu pelaku atas nama Meiledi (30), yang kemudian diketahui bahwa pelaku seluruhnya ada 4 orang.

Dari ke empat pelaku tersebut, sudah 3 pelaku yang berhasil ditangkap, yaitu Meiledi, terbaru ini Bontok dan Mawi, sementara satu pelaku lainnya masih buron belum, para pelaku masih ada kaitan saudara, dimana Meiledi adalah adik misan dari 3 pelaku lainnya yang merupakan saudara kandung.

Kapolres Muba AKBP. Siswandi Sik.SH.MH. melalui Kasat Reskrim AKP Morris Widhi Harto SIK saat press Conference hari Rabu,(05/07/2023) di Mapolres Muba yang didampingi oleh Kasi Humas AKP Susianto M.SH dan Kapolsek Babat Supat Iptu Marlin Eva Alif .SH menjelaskan bahwa setelah terjadi peristiwa pencurian buah sawit yang berujung pada kasus pembunuhan dan atau pengeroyokan, polres Muba terus melakukan upaya penyelidikan untuk membuat terang peristiwa yang terjadi, hingga kemudian diketahui tempat persembunyian dua pelaku lainnya dan langsung dilakukan penangkapan pada Minggu (02/07/2023) di Mesuji Lampung.

BACA JUGA  Hadiri Hari Lahir ke-96 NU, Beni: NU Mitra Strategis Pemerintah Bangun Daerah

” Kronologis kejadia bermula saat ke empat pelaku Meiledi, Bontok, Mawi dan OD (belum tertangkap) sedang istirahat dikebun sawit H. Tahang setelah melakukan pencurian buah kelapa sawit dikebun Acok dan buah sawit hasil curian sebagian dikumpulkan dikebun sawit H.Tahang dan saat itulah kepergok oleh para korban yang kemudian terjadilah pengeroyokan dan atau pembunuhan tersebut,”bebernya

” Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal berlapis, yaitu pasal pencurian, pembunuhan dan atau pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, dimana ancaman hukuman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup atau 20 tahun penjara,”ungkapnya

Ditambahkan Kapolsek Babat Supaya Iptu Marlin Eva Alif SH. menjelaskan terkait satu pelaku tang masih buron, pihaknya akan terus mengejar kemanapun. Untuk itu ia menghimbau agar segera menyerahkan diri sebelum ditangkap.

BACA JUGA  Bentuk Kepribadian dan Ahlak Warga Binaan, Lapas Kelas IIB Sekayu Adakan Program Tahfidz Quran

Dalam Press Conference juga terungkap bahwa salah satu pelaku atas nama Mawi juga merupakan seorang residivis jasus pembunuhan di Sungai Lilin dan baru keluar dari penjara sekira tiga tahun yang lalu. (Firman).

Artikulli paraprakPilkades di Dua Desa Ini Sama-Sama Dimenangkan Cakades No Urut 4
Artikulli tjetërTertangkap Tangan Saat Transaksi Shabu, Suparman dan Gunawan Diciduk Polisi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini