PRABUMULIH, Di tengah kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto terkait efisiensi atau penghematan anggaran. Namun kebijakan tersebut sepertinya tidak diterapkan oleh salah satu BUMN, PT PHRZ 4 dan terkesan tidak mendukung komitmen tersebut.
Hal ini terlihat dari digelarnya acara perayaan peringatan puncak Bulan K3 di halaman Komperta yang berlangsung meriah tentunya dengan mengeluarkan biaya besar dan dinilai sebagai pemborosan anggaran.
Hal itu menjadi sorotan LSM MRLB, menurut Ketua LSM MRLB, Sastra Amiadi SE.tak seharusnya kegiatan peringatan Bulan K3 PT PHRZ 4 digelar secara meriah dan menghabiskan biaya tidak sedikit dan cenderung mubazir.
“Kita sangat menyayangkan kegiatan semacam ini yang tentunya memerlukan biaya yang besar, di tengah pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan efisiensi anggaran. Seharusnya kegiatannya cukup sederhana saja, yang penting maknanya,” kritik Sastra
Kata dia, sebaiknya kegiatan yang dinilai mubazir seperti demikian, dialihkan saja kepada program CSR di wilayah Ring 1 PT PHRZ 4, hal itu jelas jauh lebih bermanfaat dan berguna bagi masyarakat di wilayah operasi dan produksinya.
“Harapan kita, hal ini bisa menjadi evaluasi SKK Migas sebagai pengawas anggaran PT PHRZ 4. Sehingga, di tengah efisiensi anggaran pemerintah pusat. Bisa didukung dan menjadi perhatian serius perusahaan BUMN tersebut, agar tidak lagi memubazirkan anggaran buat kegiatan tidak perlu,” sarannya.
Kritik ini, akunya bisa menjadi evaluasi jajaran manajemen PT PHRZ 4 ke depan lebih memperhatikan masyarakat sekitar wilayahnya, guna meningkatkan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakatnya.
“Penggunaan anggaran di PT PHRZ 4, ke depan harus sesuai sasaran dan memberikan kebermanfaatan. Bukan, banyak dilakukan buat kegiatan seremonial berujung pemubaziran anggaran,” tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari pihak PT PHRZ 4 terkait dugaan pemborosan anggaran pada kegiatan perayaan peringatan puncak bulan K3. Termasuk juga, dari pihak SKK Migas Sumbagsel selaku pengawas kegiatan PT PHRZ 4 ketika dikonfirmasi belum memberikan jawaban.



