PRABUMULIH– Perebutan piala ketua FORKI (Persatuan Olahraga Karate Indonesia) Prabumulih yang digelar di Hall Ishlahul Ummah Prabumulih, pada Sabtu dan Minggu 2-3 September 2023 telah usai dilaksanakan.

Dari hasil pertandingan ini menghasilkan jawara-jawara karate yang diharapkan bisa mengharumkan kota Prabumulih diajang kejuaraan baik tingkat propinsi, regional hingga ke nasional bahkan internasional kedepan.

” Kegiatan ini selain dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 78, sekaligus untuk menjaring bibit atlit karateka di Prabumulih yang nantinya bisa melaju ke regional dan hingga nasional,” Kata ketua harian FORKI Prabumulih, Sabas Effendi

Dikatakan Sabas lebih lanjut, dalam kejuaraan ini sedikitnya ada 122 peserta yang mengikuti ajang ini. Mereka berasal dari 7 perguruan karateka di Kota Nanas, diantaranya perguruan Inkanas, Gokasi, Inkai, Lembari, KKI, Gojokai, dan Sindoka.

Sementara untuk kategori kelas yang dipertandingjan sambung Sabas, ada 74 kelas yakni Katak, Komite, Berat Badan, dan lainnya. Termasuk, kategori anak, remaja dan dewasa.

Adapun untuk juri sendiri berasal dari 7 perguruan yang ada di kota Nanas yang telah bersertifikat. ” Untuk para juara, diberikan medali dan piagam penghargaan,โ€ bebernya.

Sementara itu salah satu peserta karateka dari perguruan KKI, Natasya Anggeleoni Saputri yang berhasil meraih mendali emas dari kategori Remaja mengaku bersyukur atas capaian yang berhasil ia raih

Selain mengharumkan nama perguruan tempatnya dibina, Tasya sapaan akrab putri dari pasangan Leo Adi Saputra dan Anggelisara ini bisa membanggakan kedua orang tuanya.

“Alhamdulillah medali emas pertama ini saya persembahkan untuk kedua orang tuaku dan perguruanku”, ucapnya haru.

Iaย  pun berharap kedepan bisa terus berprestasi dan bisa mewakili kota Prabumulih di ajang ataupun even kejuaraan yang lebih tinggi lagi.

” Kedepan saya akan lebih giat lagi berlatih, agar bisa meraih juara di tingkat yang lebih tinggi dan bisa mewakili kota Prabumulih ketingkat provinsi ataupun nasional,”harapnya penuh tekad

Sementara orang tua dari Tasya, Leo Adi Saputra saat dimintai tanggapannya mengaku bersyukur dan bangga atas pencapaian putri sulungnya yang berhasil meraih medali emas kategori Karateka Remaja.

Iapun mengingatkan ke putrinya untuk terus berlatih dan tidak merasa puas atas capaian yang telah diraih. Sebab sambungnya, prestasi yang dicapai ini merupakan awal dari perjuangan.

“Perjalan masih panjang, ada harapan yang lebih tinggi lagi untuk digapai, teruslah berlatih, agar bisa mengapai cita-cita. Kami selaku orang tua akan selalu mendukung,”ucapnya (red)

Artikulli paraprakAntusiasย  Majelis Taklim Masjid Nur Hidayah Tanah Mas, Sambut Kunjungan Herman Deru
Artikulli tjetรซrReses Tahap 2 Dapil 1 DPRD PALI, Tower Jaringan Internet Hingga PDAM Bagian Aspirasi Yang Disampaikan Warga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini